Kompas.com - 25/12/2020, 06:01 WIB
Ilustrasi Propolis Sarang Lebah DOK. PIXABAYIlustrasi Propolis Sarang Lebah

KOMPAS.com - Propolis adalah zat mirip getah berwarna cokelat kehijauan yang dihasilkan lebah.

Tekstur lengket propolis ini berasal dari kombinasi getah tanaman atau pohon yang bercampur dengan lilin untuk pelapis sarang lebah.

Seperti madu, khasiat propolis juga telah dimanfaatkan sejak ribuan tahun silam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Baca juga: Bolehkah Minum Obat Setelah Minum Madu?

Dilansir dari Healthline, bangsa Yunani jamak menggunakan propolis untuk mengobati peradangan bernanah atau abses.

Sedangkan orang Asiria mengoleskan propolis untuk menyembuhkan luka dan melawan infeksi. Sementara itu, bangsa Mesir menggunakannya untuk membalsem mumi.

Hal yang unik dari propolis, kandungan zat ini sangat bervariasi, tergantung lokasi lebah, pohon, dan bunga inang yang diisap.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Manfaat Propolis untuk Kesehatan
Propolis telah dimanfaatkan sejak ribuan tahun silam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Berikut beberapa potensi manfaatnya menurut riset.
Bagikan artikel ini melalui

Misalkan propolis asal Eropa, susunan kimiawinya tidak sama dengan propolis asal Amerika Serikat (AS).

Peneliti hingga kini telah mengidentifikasi lebih dari 300 senyawa dalam propolis. Dari jumlah tersebut, mayoritas senyawanya berbentuk polifenol jenis flavonoid.

Polifenol adalah antioksidan yang ampuh dalam melawan penyakit dan kerusakan di dalam tubuh.

Sebagai antioksidan flavonoid, propolis disebut potensial sebagai zat antibakteri, antivirus, antijamur, dan antiperadangan.

Baca juga: 10 Manfaat Madu untuk Kesehatan Tubuh

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.