Kompas.com - 18/01/2021, 14:04 WIB
Ilustrasi sakit kepala, vertigo shutterstockIlustrasi sakit kepala, vertigo

KOMPAS.com - Vertigo bukanlah suatu penyakit, melainkan gejala masalah kesehatan tertentu.

Vertigo adalah kondisi yang membuat penderitanya merasakan tubuhnya tidak seimbang dan sekelilingnya seolah berputar.

Vertigo bisa dialami semua orang. Namun, umumnya pengidap vertigo adalah kalangan orang lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun.

Baca juga: Cara Mengobati Vertigo dengan Jahe

Melansir Medical News Today, penyebab vertigo bisa berasal dari gangguan telinga bagian dalam, otak, atau masalah saraf sensorik.

Vertigo bisa bersifat sementara, menetap, atau kambuhan. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai gejala vertigo dan cara mengatasinya.

Gejala vertigo

Terdapat beberapa gejala vertigo yang jamak dirasakan penderitanya, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Pusing sampai ruangan atau lingkungan sekitarnya terasa berputar-putar
  2. Tubuh jadi tidak seimbang
  3. Ingin mual dan muntah
  4. Sakit kepala
  5. Telinga berdengung atau tinitus
  6. Telinga terasa penuh atau bergemuruh
  7. Berkeringat
  8. Bola mata bergerak tak terkendali, biasanya dari satu sisi ke sisi lainnya

Gejala vertigo yang dirasakan penderitanya bisa beragam, tergantung tingkat keparahan kondisi dan penyebab mendasar penyakit.

Baca juga: Penyebab Vertigo dan Faktor Risikonya

Cara mengatasi vertigo

Serangan vertigo bisa memicu sakit kepala, tubuh terasa limbung, dan lingkungan sekitar seakan berputar-putarThinkstock Serangan vertigo bisa memicu sakit kepala, tubuh terasa limbung, dan lingkungan sekitar seakan berputar-putar
Seperti disinggung di atas, penyebab vertigo yang utama adalah masalah di telinga bagian dalam atau sistem saraf pusat.

Beberapa kondisi juga bisa memicu vertigo di antaranya infeksi telinga, radang saraf vestibular, kolesteatoma, penyakit ménière, dan vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV).

Selain itu, vertigo juga bisa terjadi karena sakit kepala, cedera kepala, efek operasi telinga, herpes di telinga, stroke ringan, efek samping obat, sampai terlalu lama berbaring.

Cara mengatasi vertigo disesuaikan dengan masalah kesehatan mendasanya.

Dilansir dari WebMD, kebanyakan vertigo bisa sembuh dengan sendirinya. Hal ini disebabkan otak penderita mampu beradaptasi dengan perubahan telinga bagian dalam dan bisa mengatur keseimbangan.

Baca juga: Obat Vertigo Alami yang Ampuh

Akan tetapi, beberapa kasus vertigo membutuhkan perawatan khusus, di antaranya:

  • Rehabilitasi vestibular

Rehabilitasi vestibular disarankan untuk penderita yang vertigonya sering kumat.

Terapi fisik ini bertujuan untuk membantu memperkuat sistem vestibular dengan cara melatih indera.

Sebagai informasi, sistem vestibular bertugas mengirimkan sinyal ke otak untuk mengontrol gerakan kepala dan tubuh yang terkait dengan gravitasi.

  • Terapi manuver reposisi canalith

American Academy of Neurology merekomendasikan terapi ini untuk penderita vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV)

Terapi manuver reposisi Canalith dilakukan dengan melibatkan serangkaian gerakan kepala dan bagian tubuh tertentu.

Gerakan tersebut ditujukan untuk memindahkan endapan kalsium keluar dari saluran telinga ke ruang telinga bagian dalam, sehingga bisa diserap tubuh.

Selama prosedur canalith, penderita akan merasakan gejala vertigo. Tapi jangan khawatir, dokter akan memandu gerakan agar aman dan efektif mengatasi vertigo.

Baca juga: Stres Bisa Memicu Vertigo, Begini Cara Mengatasinya

Di beberapa kasus, penderita juga bisa minum obat vertigo untuk menghilangkan gejala tidak nyaman seperti mual atau sakit kepala.

Jika vertigo disebabkan oleh infeksi atau peradangan, dokter biasanya memberikan obat jenis antibiotik atau steroid untuk mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi.

Untuk penyakit meniere, dokter jamak memberikan obat jenis diuretik untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.

  • Operasi

Untuk beberapa kasus, vertigo memerlukan tindakan pembedahan atau operasi. Prosedur operasi biasanya direkomendasikan untuk vertigo yang disebabkan tumor, cedera otak, atau cedera leher.

Untuk menentukan cara mengatasi vertigo yang paling tepat, penderita wajib berkonsultasi ke dokter. Terlebih jika vertigo berulang atau sering kumat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Iskemia
Iskemia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

3 Perbedaan Demensia dan Alzheimer, Jangan Keliru Membedakannya

Health
OCD

OCD

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.