Kompas.com - 25/10/2020, 13:35 WIB

KOMPAS.com - Mengalami seragan vertigo tentu akan membuat hari-hari kita terasa tidak nyaman.

Kita akan merasa pusing hingga limbung dan sekitarnya terasa berputar-putar.

Serangan vertigo bisa terjadi karena kondisi medis tertentu, seperti nfeksi virus, penggumpalan kristal kalsium karbonat di telinga dalam, atau tekanan darah rendah.

Baca juga: Stres pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Membantu

Namun tahukah Anda stres juga bisa memicu vertigo?

Menurut Academy of Neurologic Physical Therapy, vertigo juga bisa menjadi gejala umum stres.

Hal ini terjadi karena sistem vestibular tubuh juga ikut merasakan posisi tubuh dan gerakan di sekitar kita.

Sistem vestibular merupakan organ telinga dalam yang mengontrol keseimbangan tubuh.

Secara spesifik, sistem vestibular juga terhubung dengan area otak dan sistem saraf.

Sementara itu, stres bisa memicu pelepasan hormon-hormon tertentu, seperti adrenalin dan kortisol.

Peningkatan kadar hormon tersebut dapat berdampak negatif pada transmisi informasi saraf dari sistem vestibular ke otak.

Hormon stres juga bisa mengganggu saluran ion di saraf dan transmisi saraf di otak.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.