Kompas.com - 27/01/2021, 08:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

 

KOMPAS.com - Masalah irama jantung (aritmia jantung) terjadi ketika impuls listrik yang mengoordinasikan detak jantung Anda tidak bekerja dengan baik, menyebabkan jantung Anda berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.

Aritmia jantung mungkin terasa seperti jantung berdetak atau berdebar kencang dan mungkin tidak berbahaya.

Namun, beberapa aritmia jantung dapat menyebabkan tanda dan gejala yang mengganggu, terkadang bahkan mengancam jiwa.

Pengobatan aritmia jantung sering kali dapat mengontrol atau menghilangkan detak jantung yang cepat, lambat, atau tidak teratur.

Selain itu, karena aritmia jantung yang bermasalah sering kali menjadi lebih buruk atau bahkan disebabkan oleh jantung yang lemah atau rusak, Anda mungkin dapat mengurangi risiko aritmia dengan menerapkan gaya hidup jantung sehat.

Detak jantung yang normal

Melansir WebMD, pada kondisi normal, jantung Anda terdiri dari empat ruang, yakni dua ruang atas (atrium) dan dua ruang bawah (ventrikel).

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Gejala Aritmia Jantung yang Perlu Diwaspadai
Kenali beragam gejala aritmia jantung sebagai langkah antisipasi terjadi kondisi yang semakin parah, bahkan bisa mengancam jiwa.
Bagikan artikel ini melalui

Irama jantung Anda biasanya dikendalikan oleh alat pacu jantung alami (simpul sinus) yang terletak di atrium kanan.

Simpul sinus menghasilkan impuls listrik yang biasanya memulai setiap detak jantung.

Impuls ini menyebabkan otot atrium berkontraksi dan memompa darah ke ventrikel.

Impuls listrik kemudian tiba di sekelompok sel yang disebut simpul atrioventrikular (AV).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Gejala Infeksi Menular Seksual pada Pria dan Wanita

Health
10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Faktor Risiko Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Bentuk Puting Tidak Normal

Bentuk Puting Tidak Normal

Penyakit
11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

11 Penyebab Radang Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Jari Tangan Kaku

Jari Tangan Kaku

Penyakit
Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Efek Samping Terlalu Banyak Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Hipotermia

Hipotermia

Penyakit
Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Ini Waktu Terbaik Minum Vitamin Sesuai Jenisnya

Health
Kaki Bengkak

Kaki Bengkak

Penyakit
7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Kanker Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Perut Terasa Panas

Perut Terasa Panas

Penyakit
Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Apa Penyebab Terjadinya Tumor Otak?

Health
Infeksi Bakteri

Infeksi Bakteri

Penyakit
15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

15 Vitamin dan Mineral untuk Mengurangi Risiko Depresi

Health
Kulit Mengelupas

Kulit Mengelupas

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.