5 Warna Feses dan Penyakit di Baliknya

Kompas.com - 26/01/2021, 10:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi


KOMPAS.com – Tinja atau feses adalah produk limbah akhir yang dihasilkan oleh sistem pencernaan.

Limbah padat itu dibuang dari usus besar melalui anus saat defekasi atau buang air besar (BAB).

Pada kondisi normal, sekitar 75 persen feses terdiri dari air (H2O).

Baca juga: 7 Penyebab Urine Berwarna Gelap yang Perlu Diketahui

Sedangkan 25 persen sisanya merupakan campuran dari:

  • Karbohidrat dan serat yang tidak tercerna
  • Lemak
  • Protein
  • Bakteri
  • Lendir
  • Sel darah merah tua
  • Sekresi dari usus
  • Bahan kimia dari hati, termasuk empedu

Sementara untuk warna, feses pada umumnya berwarna kecokelatan.

Warna cokelat kotoran sebagian besar disebabkan oleh empedu dan bilirubin.

Empedu, yang memiliki warna hijau kekuningan, berperan banyak dalam proses pencernaan.

Setiap harinya, organ hati menghasilkan sekitar 500 hingga 600 ml cairan empedu yang disimpan di kantong empedu.

Baca juga: Waspadai Penyebab Urine Berwarna Hijau, Merah, Ungu, Oranye, dan Seperti Teh

Saat Anda makan, kantong empedu Anda berkontraksi, untuk mengirim empedu ke duodenum, bagian pertama dari usus kecil.

Salah satu tugas utama empedu adalah memecah lemak dari makanan yang Anda makan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X