Kompas.com - 03/02/2021, 06:06 WIB

KOMPAS.com - Telinga berdengung dapat dialami setiap orang. Terutama setelah seseorang mendengarkan suara yang cukup keras.

Melansir Harvard Health Publishing, telinga berdengung termasuk jenis gangguan pendengarah tinnitus.

Tak hanya suara berdengung, tinnitus terkadang menyebabkan seseoranng mendengar suara denging, desis, atau bunyi mirip siulan.

Telinga berdengung dapat muncul di indra pendengaran kanan, kiri, atau keduanya. Dengung yang dirasakan juga bisa terus-terusan atau hanya muncul sesekali.

Baca juga: 10 Warna Kotoran Telinga dan Artinya Bagi Kesehatan Kita

Gangguan pendengaran ini apabila muncul lebih dari enam bulan disebut tinnitus kronis. Berikut beberapa penyebab telinga berdengung:

1. Kehilangan pendengaran karena pertambahan usia

Melansir laman resmi British Tinnitus Association, telinga berdengung jamak dialami kalangan lansia.

Seiring pertambahan usia, sel rambut halus di telinga bagian dalam dapat berkurang.

Perubahan bertahap ini dapat menyebabkan tinnitus lebih kentara karena penderita lambat laun jadi kurang peka dengan suara dari luar.

2. Paparan suara terlalu kencang

Sel rambut halus bisa rusak karena seseorang terus-menerus mendengarkan suara dengan volume yang cukup kencang.

Kondisi ini umumnya tidak terjadi tiba-tiba, tapi muncul akibat terpapar suara kencang dalam waktu yang lama.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.