Kompas.com - 11/02/2021, 16:04 WIB
ilustrasi ambeien Shutterstock/aleks333ilustrasi ambeien

KOMPAS.com - Ambeien adalah kondisi saat pembuluh darah di anus dan pengujung usus bagian bawah membengkak.

Pembengkakan pembuluh darah mirip varises ini bisa muncul di bagian ujung usus (rektum), atau di sekitar anus.

Melansir Mayo Clinic, beberapa ciri-ciri ambeien yang jamak dirasakan penderitanya, antara lain:

  • Gatal di sekitar anus
  • Area bokong sakit atau tidak nyaman
  • Munculnya benjolan di sekitar anus

Baca juga: 10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Ambeien internal yang muncul di rektum biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, penderita bisa melihat ciri-ciri ambeien ini dari darah segar yang keluar saat buang air besar.

Ambeien bisa terjadi saat terlalu banyak tekanan pada rektum atau anus. Berikut beberapa kebiasaan buruk yang bisa jadi penyebab ambeien:

1. Kurang makan serat

Melansir Bustle, makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari berpengaruh besar pada kesehatan, termasuk kesehatan pencernaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orang yang kurang makan serat bisa mengalami sembelit. Saat sembelit, tekanan pada rektum dan anus saat mengejan jadi meningkat.

Tekanan ini apabila dibiarkan lambat laun bisa menyebabkan tertentuknya ambeien dan memicu kambuhnya penyakit.

Baca juga: Penyebab dan Gejala Ambeien pada Wanita

2. Mengangkat beban terlalu berat

Penyebab ambeien juga bisa disebabkan dari memaksakan diri mengangkat beban terlalu berat.

Mengangkat beban terlalu berat ini bisa membuat tekanan meningkat, termasuk ke bagian anus atau rektum. Alih-alih memaksakan angkat beban berat, coba takar kemampuan diri.

Terutama bagi orang yang gemar melakukan olahraga angkat beban. Latih kemampuan tubuh secara bertahap untuk menghindari rasa tidak nyaman di kemudian hari.

3. Terlalu lama BAB

Ilustrasi konstipasi (sembelit). Konstipasi adalah salah satu gejala penyerta yang perlu diwaspadai jika warna feses tidak normal.SHUTTERSTOCK/TUTATAMAFILM Ilustrasi konstipasi (sembelit). Konstipasi adalah salah satu gejala penyerta yang perlu diwaspadai jika warna feses tidak normal.
Sejumlah orang gemar berlama-lama duduk di toilet sembari buang air besar (BAB).
Kebiasaan ini tak baik bagi ambeien karena dapat membuat otot panggul mengendur.

Saat otot panggul mengendur, darah yang mengalir ke pembuluh darah di sekitar anus dan rektum jadi lebih banyak.

Hal itu tak jarang membuat ambeien bengkak. Untuk mencegahnya, bangun kebiasaan baik untuk duduk di toilet tak lebih dari lima menit saat BAB.

4. Terlalu banyak duduk

Ambeien bisa disebabkan oleh kebiasaan terlalu banyak duduk dan minim bergerak.

Duduk terlalu lama bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah vena di anus dan rektum.

Untuk mencegah masalah kesehatan ini, pastikan Anda beranjak dari tempat duduk setiap 30 menit sekali.

Gunakan waktu tersebut untuk mengambil air minum, pergi ke kamar mandi, atau sekadar lalukan peregangan ringan.

Baca juga: Apakah Ambeien Berbahaya?

5. Kurang minum air putih

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Kurang minum, terutam air putih juga bisa menyebabkan ambeien. Pasalnya, dehidrasi bisa memicu sembelit.

Saat kekurangan cairan, kotoran BAB jadi lebih keras dan semakin sulit dikeluarkan dari tubuh.

6. Makan makanan pedas berlebihan

Bagian sebagian orang, ambeien bisa disebabkan oleh terlalu banyak makan makanan pedas.

Makan terlalu banyak makanan pedas bisa menyebabkan diare. Seperti sembelit, kondisi ini juga bisa menyebabkan ambeien.

Jika Anda merasakan ambeien kerap kambuh, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi cara mengobati ambeien paling pas.

Selain itu, diskusikan perubahan gaya hidup yang tepat untuk mencegah penyakit ini kambuh sesuai kondisi tubuh.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X