Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Penyakit liver atau dikenal awam dengan liver, menyebabkan organ terbesar di tubuh manusia ini melemah sampai tidak berfungsi.

Organ lever atau liver atau hati adalah bagian tubuh vital yang terletak di perut sebelah kanan, tepatnya di bawah tulang rusuk.

Fungsi liver berguna untuk mencerna makanan dan membersihkan tubuh dari racun. Sebelum membahas gejala liver, kenali dulu beragam penyebabnya.

Baca juga: Gejala Liver Bengkak dan Penyebabnya

Penyebab liver

Melansir laman resmi American Liver Foundation, terdapat lebih dari 100 macam penyakit yang menyerang organ liver. Umumnya, penyakit liver disebabkan oleh:

  • Infeksi virus hepatitis
  • Faktor genetika
  • Penyakit autoimun
  • Kebiasaan minum alkohol berlebihan
  • Pola makan sembarangan
  • Obesitas
  • Perlemakan hati atau fatty liver
  • Efek samping obat tertentu, narkoba, bahan kimia beracun

Baca juga: 8 Makanan yang Baik untuk Penderita Liver

Sebagian besar penyebab liver di atas bisa merusak organ hati dengan cara yang kurang lebih sama.

Seiring berjalannya waktu, kondisi yang merusak liver dapat memicu pembentukan jaringan parut (sirosis).

Apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat, kondisi tersebut bisa menyebabkan gagal hati dan rentan berdampak fatal.

Namun, pengobatan yang tepat, terlebih sejak penyakit liver dideteksi dini, bisa meningkatkan peluang kesembuhan penderita.

Baca juga: Gejala Fatty Liver dan Penyebabnya

Baca juga: 9 Ciri-ciri Liver Bermasalah

Gejala liver

Dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa gejala liver yang khas dirasakan pengidapnya, antara lain:

  1. Kulit dan bagian putih mata tampak kekuningan
  2. Perut sakit dan bengkak
  3. Bagian tungkai dan pergelangan kaki membesar
  4. Kulit gatal-gatal
  5. Warna urine gelap
  6. Warna kotoran buang air besar pucat
  7. Kerap merasa lemas dan mudah lelah
  8. Mual dan muntah
  9. Tidak nafsu makan
  10. Tubuh gampang memar

Konsultasikan ke dokter jika ada ciri-ciri penyakit liver di atas. Segera bawa penderita ke dokter jika sakit perutnya parah.

Baca juga: Kenali Penyebab Penyakit Liver dan Faktor Risikonya

Diagnosis dini dapat mencegah kerusakan organ liver semakin meluas. Jika penyakit dideteksi sejak awal, jaringan parut yang terbentuk di hati masih bisa diperbaiki dengan obat dan hati bisa beregenerasi.

Sayangnya, banyak orang menyepelekan gejala liver atau tidak merasakan sakitnya.
Sehingga, penyakit liver baru terdeteksi di stadium akhir atau saat kerusakan hati sudah parah.

Penyakit liver yang sudah parah dan tidak bisa disembuhkan bisa menyebabkan gagal hati, kanker hati, sampai kematian.

Untuk mendeteksi gangguan atau penyakit liver, lakukan pemeriksaan kesehatan, terutama jika ada faktor risiko penyebab liver di atas.

Dokter umumnya merekomendasikan pemeriksaan fisik, tes darah, CT scan, sampai MRI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Mayo Clinic,
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+