Kompas.com - 14/05/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi suplemen klorofil moon phase photoIlustrasi suplemen klorofil

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu di Indonesia sempat muncul tren kesehatan berupa konsumsi klorofil cair.

Klorofil cair dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Lalu bagaimana fakta sebenarnya?

Klorofil merupakan pigmen yang memberi warna hijau pada tumbuhan dan memainkan peran penting dalam fotosintesis.

Banyak yang menganggap klorofil merupakan fondasi bagi semua kehidupan di Bumi.

Namun, klorofil yang biasa dijual sebagai suplemen kesehatan biasanya tidak menggunakan klorofil murni.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Amankah Mengonsumsi Suplemen Klorofil?
Beberapa waktu lalu di Indonesia sempat muncul tren kesehatan berupa konsumsi klorofil cair yang dipercaya punya banyak manfaat kesehatan.
Bagikan artikel ini melalui

Suplemen berbentuk cairan hijau tersebut merupakan klorofilin.

Baca juga: Mengenal Sindrom William, Penyakit Langka yang Belum Ada Obatnya

Klorofilin merupakan campuran semi sintetis garam natrium tembaga yang berasal dari klorofil.

Klorofilin juga dapat dibeli dan digunakan dalam bentuk topikal dan pil.

Suplemen klorofil yang dipasarkan tersebut seringkali diklaim memberikan manfaat berikut:

  • Pencegahan kanker.
  • Menyembuhkan luka.
  • Perawatan kulit dan perawatan jerawat.
  • Penurunan berat badan.
  • Mengontrol bau badan.
  • Meredakan sembelit dan gas.
  • Meningkatkan energi.

Menurut ahli deit Beth Czerwony mengatakan suplemen tersebut memang mengandung antioksidan an antiinflamasi.

Hanya saja, kta tidak bisa menganggapnya sebagai solusi dari semua masalah kesehatan.

"Jika memang ada obat yang bisa menyembuhkan semua penyakit, tidak mungkin akan terungkap begitu saja ke dunia," tambahnya.

Apakah suplemen klorofil aman dikonsumsi?

Para peneliti di Institut Linus Pauling Universitas Negeri Oregon membuktikan tidak ada efek toksik yang ditimbulkan klorofilin.

Jadi, suplemen tersebut aman bila dikonsumsi dalam jumlah sedang.

“Tumbuhan membutuhkan klorofil jauh lebih banyak daripada kita. Ini benar-benar tidak perlu. Tetapi jika Anda ingin mencobanya, tidak ada salahnya," kata Czerwony.

Selain itu, suplemen klorofil tersebut bisa menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan ringan atau gastrointestinal.

Baca juga: Apakah Benar Makanan Bersantan Bisa Memicu Kolesterol Tinggi?

Jika Anda benar-benar ingin meningkatkan asupan klorofil Anda, Czerwony mengatakan ada cara yang lebih alami daripada mengonsumsi suplemen tersebut.

Anda bisa memperbanyak konsumsi sayuran hijau. Makanan yang kaya klorofil seperti bayam, kangkung, kacang hijau, dan kacang polong lebih aman dikonsumsi.

Apalagi, sayuran tersebut mengandung serat, vitamin, dan nutrisi lain yang tidak ada dalam suplemen klorofil.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

3 Perubahan Pada Kuku yang Menandakan Anda Pernah Terpapar Covid-19

Health
Pandangan Kabur

Pandangan Kabur

Penyakit
Mata Berair

Mata Berair

Penyakit
Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Ahli Gizi: Harus Bijak Konsumsi Susu Kental Manis

Health
Nyeri Kaki dan Tangan

Nyeri Kaki dan Tangan

Penyakit
Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Alasan Gula Tak Memiliki Persentase AKG dalam Makanan Kemasan

Health
Osteofit

Osteofit

Penyakit
3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

3 Bahaya Konsumsi Susu Kental Manis Berlebihan untuk Kesehatan

Health
Hifema

Hifema

Penyakit
13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

13 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Health
Gigi Berlubang

Gigi Berlubang

Penyakit
Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Berapa Lama Waktu Tidur Siang yang Baik?

Health
Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

Pentingnya Alat Kontrasepsi untuk Cegah Kehamilan! Yuk, Ketahui Jenis-jenisnya

BrandzView
Batu Amandel

Batu Amandel

Penyakit
Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Alami Gatal setelah Mandi? Kenali 4 Penyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.