Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/05/2021, 10:00 WIB

KOMPAS. - Idul fitri biasanya identik dengan makanan bersantan. Padahal, makanan bersantan dipercaya banyak orang bisa memicu kolesterol tinggi.

Seperti yang kita ketahui, kolesterol tinggi dapat menyebabkan terbentuknya endapan di dinding arteri.

Endapan ini dapat mengurangi aliran darah yang dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

1. Nyeri dada

Jika arteri yang memasok darah ke jantung terpengaruh, kita rentan mengalami nyeri dada dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.

2. Serangan jantung

Jika plak robek atau pecah, bekuan darah dapat terbentuk di tempat pecahnya plak.

Akibatnya, aliran darah terhalang dan menyumbat arteri di bagian hilir.
Jika aliran darah ke bagian jantung Anda berhenti, Anda akan mengalami serangan jantung.

3. Stroke

Mirip dengan serangan jantung, stroke terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke bagian otak.

Baca juga: Amankah Hamil saat Menderita Lupus?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+