Kompas.com - 18/05/2021, 06:01 WIB
Penyebab sakit tenggorokan bisa bervariasi, mulai dari infeksi virus atau bakteri, hingga penyebab yang lebih serius, seperti laringitis atau kanker. FREEPIK/CATMANGOSTARPenyebab sakit tenggorokan bisa bervariasi, mulai dari infeksi virus atau bakteri, hingga penyebab yang lebih serius, seperti laringitis atau kanker.

KOMPAS.com - Beberapa orang terkadang mengeluhkan tenggorokan kering saat bangun tidur.

Umumnya, penyebab tenggorokan kering saat bangun tidur terjadi saat cuaca dingin.

Akan tetapi, beberapa kondisi juga bisa menjadi pemicu tenggorokan kering saat bangun tidur.

Baca juga: 7 Cara Menghilangkan Mata Sembab setelah Bangun Tidur

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa penyebab tenggorokan kering saat bangun tidur dan cara mengatasinya:

1. Dehidrasi

Tenggorokan terasa kering bisa jadi tanda Anda kurang minum. Saat dehidrasi, produksi air liur jadi berkurang.

Air liur berguna untuk melembabkan mulut dan tenggorokan. Selain bikin produksi air liur berkurang, dehidrasi juga dapat menyebabkan mulut kering, haus, urine berwarna gelap, sampai pusing.

Cara mengatasi tenggorokan kering saat bangun tidur karena dehidrasi, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi.

Kebutuhan cairan bagi setiap orang bisa bervariasi; tergantung jenis kelamin, usia, dan jenis aktivitas tubuh. Tapi, kebanyakan orang membutuhkan minum delapan gelas sehari.

Selain minum air putih, Anda bisa mendapatkan sumber cairan dari buah-buahan, sayuran, dan makanan lain.

Ketika ada tanda dehidrasi seperti mudah haus dan kelelahan; ada baiknya Anda menghindari kopi, teh, soda, dan minuman berkafein yang dapat membuat Anda sering berkemih.

Baca juga: 5 Penyebab Bangun Tidur Kepala Pusing dan Cara Mengatasinya

2. Tidur dengan mulut terbuka

Jika Anda kerap merasakan mulut dan tenggorokan kering saat bangun tidur, mulailah mengecek kebiasaan tidur Anda.

Bisa jadi penyebabnya karena Anda sering tidur dengan mulut terbuka.
Kebiasaan tersebut membuat air liur yang menjaga mulut dan tenggorokan tetap lembap gampang menguap.

Tak hanya tenggorokan kering, tidur dengan mulut terbuka juga menyebabkan bau mulut, kelelahan di siang hari karena gangguan tidur, mendengkur, dan berhenti napas saat tidur.

Terkadang, orang tidur juga dengan mulut terbuka saat pilek, flu, atau hidungnya bermasalah.

Jika masalahnya karena gangguan pernapasan atau hidung mampet, coba legakan pernapasan sebelum tidur.

Kalau penyebabnya gangguan tidur seperti mendengkur dan sleep apnea, Anda perlu mengonsultasikannya dengan dokter.

Baca juga: 10 Penyebab Kenapa Bangun Tidur Mulut Terasa Pahit

3. Asam lambung naik

Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) juga bisa jadi penyebab tenggorokan kering saat bangun tidur.

Selain tenggorokan kering, gejala GERD lainnya antara lain timbul rasa sakit di perut sampai ke dada (heartburn), susah menelan, batuk kering, bersendawa cairan asam, sampai suara serak.

Untuk mengatasi tenggorokan kering saat bangun tidur karena penyakit asam lambung, Anda perlu menjalani pengobatan untuk menetralkan dan mengurangi produksi asam lambung.

Selain itu, penderita penyakit asam lambung juga perlu mengatur bantalnya sedikit lebih tinggi saat tidur.

Tujuannya, agar asam lambung tidak kembali mengalir ke kerongkongan dan tenggorokan.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Bangun Tidur Badan Pegal dan Kaku

4. Radang tenggorokan

Radang tenggorokan adalah infeksi yang utamanya disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini membuat tenggorokan kering dan terasa sakit untuk menelan.

Cara mengatasi tenggorokan kering saat bangun tidur karena radang tenggorokan, Anda perlu minum obat antibiotik dari dokter.

Selain minum obat, Anda juga bisa berkumur dengan larutan air hangat dan garam untuk mengurangi rasa tidak nyaman di tenggorokan.

Baca juga: 11 Penyebab Dada Bagian Tengah Sakit Saat Bangun Tidur

5. Tonsilitis

Tonsilitis adalah infeksi amandel karena virus maupun bakteri. Jaringan lunak di belakang tenggorokan ini dalam kondisi normal dapat membantu tubuh memerangi infeksi.

Saat amandel meradang dan bengkak, Anda bisa merasakan tenggorokan kering, demam, kelenjar getah bening bengkak, suara serak, bau mulut, sampai sakit kepala.

Cara mengatasi tenggorokan kering saat bangun tidur karena radang amandel yang disebabkan bakteri, Anda perlu minum obat dari dokter.

Sedangkan tonsilitis yang disebabkan virus akan membaik dengan sendirinya dalam waktu seminggu hingga 10 hari.

Untuk mengurangi nyeri dan rasa kering di tenggorokan, Anda bisa berkumur dengan larutan air hangat dan setengah sendok teh garam beberapa kali sehari.

Baca juga: 5 Penyebab Telapak Kaki Sakit Saat Bangun Tidur pada Pagi Hari

6. Mononukleosis

Mononukleosis atau mono adalah penyakit yang disebabkan oleh virus.
Penyakit ini menular lewat percikan air liur. Salah satu gejala khas mono adalah tenggorokan yang gatal dan kering.

Cara mengatasi tenggorokan kering saat bangun tidur karena mononukleosis membutuhkan istirahat dan asupan gizi seimbang untuk mendongkrak sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus.

Apabila timbul rasa tidak nyaman, coba hisap permen pelega pernapasan atau berkumur dengan air hangat beberapa kali sehari.

Tenggorokan kering saat bangun tidur bisa jadi gangguan kesehatan yang jamak dialami banyak orang.

Namun, Anda wajib berkonsultasi ke dokter saat tenggorokan kering disertai kesulitan menelan, sesak napas, ruam, sakit dada, kelelahan ekstrem, dan demam tinggi.

Selain itu, tenggorokan kering juga perlu dievaluasi dokter apabila sudah berlangsung selama satu sampai dua minggu.

Dokter bisa mengetahui penyebab tenggorokan kering saat bangun tidur dengan pasti lewat pemeriksaan fisik.

Baca juga: 6 Penyebab Mata Bengkak saat Bangun Tidur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren

Penyakit
Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Apakah Boleh Suntik Vaksin Covid-19 saat Haid?

Health
Lupus Nefritis

Lupus Nefritis

Penyakit
Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Bisakah Anak-Anak Mengalami Gangguan Bipolar?

Health
Karsinoma Nasofaring

Karsinoma Nasofaring

Penyakit
Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Kenali Berbagai Gejala Gangguan Bipolar

Health
Pseudobulbar Affect (PBA)

Pseudobulbar Affect (PBA)

Health
10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

10 Penyebab Kram Perut dan Cara Mengatasinya

Health
Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Mengenal Beda Diabetes Tipe 1 dan Diabetes Tipe 2

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.