Kompas.com - 21/05/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Dermatitis adalah istilah umum untuk menggambarkan iritasi pada kulit.

Dermatitis bisa muncul dalam berbagai bentuk, tergantung jenis dan penyebabnya.

Masalah kesehatan ini tidak menular, tapi bisa membuat penderitanya risih dan tidak nyaman.

Berikut penjelasan lebih lanjut tentang apa itu dermatitis, jenis, dan penyebabnya.

Baca juga: 7 Tips Memilih Sunsreen untuk Kulit Berminyak dan Cara Penggunaannya

Apa itu dermatitis?

Melansir Cleveland Clinic, dermatitis adalah masalah iritasi kulit atau ruam yang muncul karena peradangan.

Dermatitis tidak merusak kulit. Gejala dermatitis secara umum yakni munculnya kulit yang mengering, kemerahan, dan gatal.

Bayi, anak-anak, orang dewasa, sampai kalangan lansia bisa terkena masalah kesehatan kulit ini.

Pengobatan yang tepat dapat meringankan gejala penyakit dan mencegah penyakit kambuh.

Baca juga: 5 Pelembap untuk Kulit Berminyak

Jenis dermatitis dan gejalanya

Terdapat beberapa macam atau jenis dermatitis dengan gejala berbeda-beda, antara lain:

  • Dermatitis atopik atau eksim: terjadi karena kerusakan pada lapisan pelindung kulit. Gejalanya yakni kulit meradang, kemerahan, kering, bergelombang, dan gatal.
  • Dermatitis kontak: reaksi alergi atau iritasi yang membuat kulit ruam, nyeri, atau gatal. Gejalanya berupa kulit yang ruam, meradang, atau kemerahan saat bersentuhan dengan biang alergi.
  • Dermatitis dyshidrotic. dermatitis ini menyebabkan luka berupa lepuh gatal di tepi jari tangan, telapak tangan, jari kaki, dan telapak kaki. Terkadang, gejala lepuhnya terasa menyakitkan.
  • Neurodermatitis: dermatitis jenis ini disebabkan rasa gatal yang hebat dan mengiritasi ujung saraf kulit.
  • Dermatitis numular: dermatitis yang ditandai dengan gejala munculnya bintik-bintik melingkar, gatal, atau luka terbuka pada kulit.
  • Dermatitis seboroik: bisa muncul di kulit kepala, belakang telinga, atau bagian tubuh lainnya. Gejalanya berupa kulit merah, kering, bersisik, gatal di kulit kepala dan bagian tubuh lainnya, sampai ketombe membandel.
  • Dermatitis statis: dermatitis jenis ini muncul karena masalah aliran darah di pembuluh darah. Gejalanya antara lain pergelangan kaki bengkak, kulit bersisik, gatal, nyeri, dan ada luka terbuka.

Baca juga: Penyebab Herpes Kulit dan Cara Mengobatinya

Penyebab dermatitis

Melansir Mayo Clinic, ada beberapa penyebab dermatitis yang cukup umum, antara lain:

  • Faktor genetika
  • Gangguan sistem daya tahan tubuh
  • Infeksi kulit
  • Alergi makanan, udara, produk perawatan kulit, aksesori, dll.
  • Jamur yang menempel di kulit

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika ada gejala dermatitis. Dokter biasanya mendiagnosis masalah kesehatan ini dengan melakukan pemeriksaan kulit.

Jika ada indikasi dermatitis, dokter biasanya merekomendasikan tes darah atau biopsi kulit, atau tes alergi.

Baca juga: 10 Cara Menghilangkan Rasa Gatal pada Kulit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.