Kompas.com - 26/05/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi daun pepaya Ilustrasi daun pepaya

KOMPAS.com - Di Indonesia, daun pepaya merupakan salah satu sayuran yang lazim dikonsumsi.

Selain memiliki rasa yang khas, daun pepaya juga telah lama dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

Contohnya, di beberapa daerah di Indonesia, kita mengenal adanya jamu daun pepaya yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan.

Baca juga: Benarkah Daun Pepaya Bisa Obati Demam Berdarah?

Mengutip dari Healthline, beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa daun pepaya memang memiliki potensi farmakologis.

Berikut ini beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Mengobati demam berdarah

Salah satu khasiat daun pepaya yang terkenal adalah potensinya untuk mengobati demam berdarah.

Seperti dilansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), demam berdarah merupakan virus yang ditularkan oleh nyamuk.

Kasus parah dari infeksi ini dapat menyebabkan penurunan kadar trombosit dalam darah sehingga meningkatkan risiko perdarahan.

Meskipun saat ini belum ada obat untuk demam berdarah, beberapa pengobatan tersedia untuk mengatasi gejalanya, salah satunya daun pepaya.

Dalam penelitian berjudul “Effect of Carica papaya Leaf Extract Capsule on Platelet Count in Patients of Dengue Fever with Thrombocytopenia”, daun pepaya terbukti dapat meningkatkan trombosit pada pasien demam berdarah.

Selain itu, pengobatan dengan daun pepaya terbukti tidak ada efek samping.

Jadi, bisa digunakan pada penderita demam berdarah dengue yang mengalami trombositopenia.

Baca juga: 8 Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan

2. Mengontrol gula darah

Daun pepaya sering digunakan untuk terapi alami penderita diabetes di Meksiko.

Penelitian terhadap tikus berjudul “Hypoglycemic effect of Carica papaya leaves in streptozotocin-induced diabetic rats” memang menunjukkan bahwa daun pepaya memiliki efek antioksidan dan penurun gula darah yang kuat.

Hal ini dikaitkan dengan kemampuan daun pepaya dalam melindungi sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.

Meski demikian, sampai saat ini belum ada studi komprehensif terhadap manusia sehingga perlu penelitian lebih lanjut.

3. Memperbaiki sistem pencernaan

Rebusan daun pepasya dan ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi alternatif untuk meredakan gejala pencernaan yang tidak nyaman, seperti kembung dan mulas.

Sebuah studi berjudul “Does Carica papaya leaf-extract increase the platelet count? An experimental study in a murine model” menunjukkan bahwa daun pepaya mengandung serat yang berfungsi memperbaiki sistem pencernaan bernama papain.

Papain terkenal karena kemampuannya memecah protein besar menjadi protein dan asam amino yang lebih kecil dan lebih mudah dicerna.

Baca juga: 9 Manfaat Telur untuk Kesehatan

Sebuah studi berjudul “Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders” menemukan bahwa penggunaan tambahan bubuk papain yang bersumber dari buah pepaya mengurangi gejala pencernaan negatif, termasuk sembelit dan mulas, pada orang dengan sindrom iritasi usus besar.

4. Memiliki efek antiinflamasi

Berbagai olahan daun pepaya sering digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam kondisi peradangan internal dan eksternal, termasuk ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi.

Menurut studi berjudul “Does Carica papaya leaf-extract increase the platelet count? An experimental study in a murine model”, daun pepaya mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat sebagai anti inflamasi, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E.

Studi lain berjudul “Anti-inflammatory activities of ethanolic extract of Carica papaya leaves” menemukan bahwa daun pepaya secara signifikan dapat mengurangi peradangan pada tikus yang mengalami radang sendi.

Namun, sampai saat ini belum ada penelitian pada manusia sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.

5. Mempercepat pertumbuhan rambut

Sebuah penelitian berjudul “Diet and hair loss: effects of nutrient deficiency and supplement use” telah menunjukkan bahwa tingkat stres oksidatif yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan pertumbuhan rambut.

Baca juga: 8 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan

Selain itu, mengutip review berjudul “Nutraceutical Potential of Carica papaya in Metabolic Syndrome”, daun pepaya mengandung beberapa senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E.

Kedua nutrisi ini dipercaya dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.

6. Meningkatkan kesehatan kulit

Selain dikonsumsi secara oral, daun pepaya juga kerap dijadikan pasta untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Papain dalam daun pepaya dapat digunakan sebagai exfoliation.

Daun pepaya dipercaya dapat mengangkat sel kulit mati dan berpotensi mengurangi terjadinya pori-pori yang tersumbat, dan jerawat.

Selain itu, enzim daun pepaya telah digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka pada kulit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Infeksi Liver, Gejala, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Coccidioidomycosis

Coccidioidomycosis

Penyakit
7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

7 Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Mata, Bukan Hanya Vitamin A

Health
Prolaktinoma

Prolaktinoma

Penyakit
Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Berapa Lama Normalnya Wanita Mengalami Menstruasi?

Health
Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.