Kompas.com - 05/06/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi Mucormycosis Ilustrasi Mucormycosis

KOMPAS.com - Mucormycosis adalah jenis infeksi jamur langka yang terjadi karena paparan jamur yang disebut mucormycetes.

Dilansir dari Medical News Today, jamur ini umumnya terdapat di lingkungan sekitar, terutama pada daun, tanah, kompos, dan kotoran hewan.

Mucormycetes dapat masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan atau kontak luka di kulit.

Baca juga: Infeksi Jamur Penis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Orang yang terkena jamur ini harus mendapatkan perawatan intensif.

Apabila tidak, bisa berakibat fatal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jenis-jenis mucormycosis

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), ada berbagai jenis mucormycosis, yakni sebagai berikut.

  • Rhinocerebral (sinus dan otak) mucormycosis adalah infeksi pada sinus yang dapat menyebar ke otak. Bentuk mucormycosis ini paling sering terjadi pada orang dengan diabetes yang tidak terkontrol dan pada orang yang telah menjalani transplantasi ginjal.
  • Mucormycosis paru (paru-paru) adalah jenis mucormycosis yang paling umum pada orang dengan kanker dan pada orang yang telah menjalani transplantasi organ atau transplantasi sel induk.
  • Mucormycosis gastrointestinal lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa, terutama bayi prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah kurang dari 1 bulan, yang telah menjalani terapi antibiotik, operasi, atau obat-obatan yang menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan kuman dan penyakit.
  • Mucormycosis kutaneous (kulit) : terjadi setelah jamur masuk ke dalam tubuh melalui luka di kulit (misalnya, setelah operasi, luka bakar, atau jenis trauma kulit lainnya). Ini adalah bentuk mucormycosis yang paling umum di antara orang-orang yang tidak memiliki sistem kekebalan yang lemah.
  • Mucormycosis diseminata terjadi ketika infeksi menyebar melalui aliran darah untuk mempengaruhi bagian lain dari tubuh. Infeksi paling sering mempengaruhi otak, tetapi juga dapat mempengaruhi organ lain seperti limpa, jantung, dan kulit.

Baca juga: 5 Jenis Jamur Kulit dan Gejalanya

Gejala

Adapun beberapa gejala yang muncul biasanya berhubungan dengan pernapasan, seperti gejala-gejala di bawah ini.

  • batuk
  • demam
  • sakit kepala
  • nyeri dada
  • hidung atau sinus tersumbat dan nyeri
  • sesak napas

Selain itu, ada pula gejala lain yang berhubungan dengan kulit dan menyebar ke seluruh tubuh.

Berikut ini beberapa gejala yang akan muncul di kulit.

  • jaringan kulit menghitam
  • kemerahan, bengkak, nyeri tekan
  • melepuh
  • borok

Mucormycosis tidak menular, dan kebanyakan orang yang bersentuhan dengan jamur tidak mengalami infeksi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X