Kompas.com - 16/07/2021, 13:07 WIB
Ilustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19.

KOMPAS.com - Saat seseorang terinfeksi virus SARS-CoV-2 dan diharuskan isolasi mandiri di rumah, ia harus memperhatikan asupan makanan

Sebab, apa yang dikonsumsi dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk pulih dari infeksi.

Meskipun sampai saat ini belum ada makanan atau suplemen makanan yang dapat mencegah atau menyembuhkan infeksi Covid-19, diet sehat penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Nutrisi yang baik juga dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya masalah kesehatan lainnya, seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.

Baca juga: Cara Mencuci Pakaian Pasien Covid-19 saat Isoman

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun menerbitkan panduan makanan yang bisa dikonsumsi seseorang selama isolasi mandiri di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini beberapa tips makanan selama isoman yang direkomendasikan WHO.

1. Konsumsi makanan yang bervariasi

Ketika menjalani isoman, sebaiknya Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat.

Anda bisa mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, jagung, nasi, buah, dan sayuran.

Beberapa sumber protein hewani, seperti daging, ikan, telur, dan susu pun dibutuhkan untuk mengganti sel yang rusak selama pemulihan.

Jika ingin lebih sehat, Anda bisa mengonsumsi makanan utuh, seperti gandum utuh, jagung yang belum diproses, atau beras merah.

Baca juga: Tata Cara Membuang Sampah Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

Kandungan serat di dalamnya dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, untuk cemilan, jangan mengonsumsi keripik kentang atau makanan tidak sehat lainnya.

Pilihlah sayuran, buah segar, atau kacang.

2. Kurangi garam

Batasi asupan garam hingga 5 gram (setara dengan satu sendok teh) sehari.

Saat memasak dan menyiapkan makanan, gunakan garam secukupnya dan kurangi penggunaan saus dan bumbu asin, seperti kecap asin, kaldu atau kecap ikan.

Jika mengonsumsi makanan kaleng atau kering, pilihlah jenis sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan yang tidak mengandung tambahan garam dan gula.

Alih-alih banyak menggunakan garam, Anda bisa mengeksplorasi berbagai bumbu dan rempah untuk menambah rasa masakan menjadi istimewa.

Baca juga: 3 Vitamin dan Mineral untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

Jika mengonsumsi makanan ringan, periksa kandungan natriumnya.

Pastikan Anda mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan natrium yang rendah.

3. Makan lemak dan minyak dalam jumlah sedang

Ganti mentega, minyak sawit, dan lemak babi dengan lemak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, minyak kedelai, minyak bunga matahari, atau atau jagung saat memasak.

Pilih daging putih seperti unggas dan ikan yang umumnya lebih rendah lemaknya daripada daging merah.

Jika mengonsumsi daging merah, pilihlah bagian daging tanpa lemak dan batasi konsumsi daging olahan.

Baca juga: 6 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan, Bukan Obat Covid-19

Pilih susu dan produk susu rendah lemak.

Hindari makanan yang diproses, dipanggang, dan digoreng yang mengandung lemak trans.

Dalam mengolah makanan, cobalah mengukus atau merebus daripada menggoreng makanan.

4. Batasi asupan gula

Batasi asupan minuman yang memiliki kadar gula tinggi, seperti minuman soda, jus kemasan, dan teh atau kopi yang mengandung gula.

Pilih buah-buahan segar daripada camilan manis seperti kue kering dan cokelat.

Ketika memilih makanan penutup, pilihlah yang mengandung gula rendah.

Baca juga: 12 Penyebab Sesak Napas, Bukan Hanya Gejala Covid-19

Hindari memberikan makanan manis kepada anak-anak.

Garam dan gula tidak boleh ditambahkan ke makanan pendamping yang diberikan kepada anak di bawah usia 2 tahun.

5. Minum air yang cukup

Hidrasi yang baik sangat penting untuk kesehatan yang optimal.

Kapan pun tersedia dan aman untuk dikonsumsi, air putih adalah minuman paling sehat dan termurah.

Minum air putih sebagai pengganti minuman manis adalah cara sederhana untuk membatasi asupan gula dan kalori berlebih.

6. Hindari konsumsi alkohol

Alkohol bukan bagian dari diet sehat.

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko cedera, serta menyebabkan efek jangka panjang, seperti kerusakan hati, kanker, penyakit jantung, dan penyakit mental.

Baca juga: 11 Gejala Covid-19 yang Sering Muncul

7. Menyusui bayi dan anak kecil

ASI adalah makanan yang ideal untuk bayi.

ASI cenderung aman, bersih, dan mengandung antibodi yang membantu melindungi dari banyak penyakit umum pada bayi.

Bayi harus disusui secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya karena ASI menyediakan semua nutrisi dan cairan yang mereka butuhkan.

Sejak usia 6 bulan, ASI harus dilengkapi dengan berbagai makanan yang aman dan padat gizi.

Ibu yang terinfeksi Covid-19 pun dapat menyusui, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker saat menyusui, mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui, serta sebaiknya memilih pumping untuk mengurangi kontak langsung dengan bayi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
Balanitis

Balanitis

Penyakit
6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

6 Penyebab Hidung Sakit seperti Kemasukan Air

Health
9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.