Kompas.com - 26/07/2021, 16:32 WIB
Ilustrasi misophia Ilustrasi misophia

KOMPAS.com - Ada kalanya suara mengunyah, mengetuk pena, atau suara-suara kecil lainnya terasa mengganggu.

Namun, bagi mereka yang memiliki kondisi yang dikenal sebagai misophonia, suara-suara itu lebih dari sekadar mengganggu, tetapi menyebabkan frustasi.

Melansir dari Healthline, pertama kali disebut sebagai suatu kondisi pada tahun 2001, "misophonia" diambil dari kata Yunani kuno yang berarti "benci suara."

Kondisi ini juga dikenal sebagai sindrom sensitivitas suara selektif, yakni kelainan asli otak dengan gejala psikologis dan fisiologis.

Baca juga: Cara Mengeluarkan Serangga dari Telinga

Dalam sebuah penelitian, pemindaian MRI menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam struktur otak mereka yang menderita misophonia dan dalam cara otak mereka bereaksi ketika mendengar suara pemicu.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Benci Mendengar Orang Makan Mengecap? Bisa Jadi Anda Misophonia
Seseorang yang terganggu dengan suara-suara ringan, seperti mengecap, mengetauk penda, dan lain sebagainya, mungkin ia menderita misophonia.
Bagikan artikel ini melalui

Hipersensitivitas terhadap suara ini menyebabkan respons fight-or-flight pada orang dengan kondisi yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.

Mereka mungkin merasa cemas, marah, dan panik saat mendengar suara pemicu.

Hal ini dapat menyebabkan penghindaran, isolasi, dan depresi .

Penelitian misophonia masih relatif baru.

Kriteria untuk mendiagnosis gangguan tersebut belum termasuk dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), tetapi beberapa dokter telah mengusulkan untuk memasukkannya ke dalam "Obsessive Compulsive and Related Disorders".

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.