Kompas.com - 04/08/2021, 07:31 WIB
Ilustrasi pemeriksaan gula darah. Ilustrasi pemeriksaan gula darah.

KOMPAS.com - Orang dengan diabetes tidak boleh diam saja ketika memiliki kadar gula darah tinggi.

Penderita diabetes wajib mengontrol kadar gula darahnya dalam kisaran yang sehat.

Berbagai faktor yang dapat berkontribusi terhadap gula darah tinggi atau hiperglikemia, seperti pilihan makanan, aktivitas fisik, dan penggunaan obat, jelas penting diperhatikan oleh penderita diabetes.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Jika tidak ditangani, gula darah tinggi pada penderita diabetes dapat menjadi parah dan menyebabkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan darurat.

Bahaya gula darah tinggi pada penderita diabetes

Merangkum Mayo Clinic, hiperglikemia pada penderita diabetes bisa menyebabkan berbagai kondisi berbahaya.

Berikut adalah beragam komplikasi jangka panjang maupun komplikasi darurat dari gula darah tinggi pada penderita diabetes yang perlu diwaspadai:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

10 Bahaya Gula Darah Tinggi pada Penderita Diabetes
Pahami apa yang terjadi jika penderita diabetes membiarkan dirinya dalam kondisi memiliki kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia.
Bagikan artikel ini melalui
  1. Penyakit kardiovaskular
  2. Kerusakan saraf (neuropati)
  3. Kerusakan ginjal (nefropati diabetik) atau gagal ginjal
  4. Kerusakan pada pembuluh darah retina (retinopati diabetik) yang berpotensi menyebabkan kebutaan
  5. Mengaburkan lensa alami mata yang biasanya jernih (katarak)
  6. Masalah kaki yang disebabkan oleh kerusakan saraf atau aliran darah buruk yang dapat menyebabkan infeksi kulit serius, ulserasi, dan amputasi dalam beberapa kasus parah
  7. Masalah tulang dan sendi
  8. Infeksi gigi dan gusi
  9. Ketoasidosis diabetik: Ketoasidosis diabetik berkembang ketika penderita diabetes tidak memiliki cukup insulin dalam tubuh. Ketika ini terjadi, gula (glukosa) tidak dapat memasuki sel untuk keperluan produksi energi. Tingkat gula darah kemudian naik dan tubuh penderita mulai memecah lemak untuk energi. Proses ini menghasilkan asam beracun yang dikenal sebagai keton. Kelebihan keton dapat menumpuk dalam darah dan urine. Jika tidak diobati, ketoasidosis diabetik dapat menyebabkan koma diabetes dan mengancam jiwa
  10. Hiperglikemi hiperosmolar: Kondisi ini terjadi ketika orang memproduksi insulin, tetapi tidak bekerja dengan baik. Kadar glukosa darah bisa menjadi sangat tinggi, lebih dari 1.000 mg/dL (55,6 mmol/L). Karena insulin hadir tetapi tidak bekerja dengan baik, tubuh tidak dapat menggunakan glukosa atau lemak untuk energi. Glukosa kemudian tumpah ke urin, menyebabkan peningkatan buang air kecil. Jika tidak diobati, keadaan hiperglikemi hiperosmolar dapat menyebabkan dehidrasi dan koma yang mengancam jiwa. Perawatan medis yang cepat sangat dibutuhkan

Baca juga: 10 Efek Diabetes pada Tubuh yang Layak Diantisipasi

Gejala gula darah tinggi pada penderita diabetes

Dilansir dari Health Line, hiperglikemia sering kali tidak menimbulkan gejala sampai kadar glukosa dalam darah meningkat signifikan, biasanya di atas 180 hingga 200 mg/dL atau 10 hingga 11,1 mmol/L.

Gejala hiperglikemia berkembang perlahan selama beberapa hari atau minggu.

Semakin lama kadar gula darah tetap tinggi, bisa semakin serius gejalanya. Namun, beberapa orang yang sudah menderita diabetes tipe 2 untuk waktu yang lama mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun meskipun kadar gula darahnya tinggi.

Mengenali tanda dan gejala awal hiperglikemia dapat membantu penderita diabetes mengobati kondisi tersebut dengan segera.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

7 Ciri-ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Health
Bau Badan

Bau Badan

Penyakit
Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Apa Penyebab Tumor Usus Besar?

Health
Kaki Kaku

Kaki Kaku

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.