Kompas.com - 03/08/2021, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah utama jantung menjadi rusak atau bermasalah.

Melansir dari Healthline, pembuluh darah atau arteri ini menyempit atau mengeras karena penumpukan plak, yakni sejenis timbunan lemak.

Gejala jantung koroner dapat bervariasi dari setiap orang.

Beberapa orang tidak mengalami gejala sama sekali.

Namun, ketika gejala benar-benar terjadi, penderita dapat merasa sakit yang digambarkan sebagai sesak, terbakar, atau berat di sekitar dada.

Baca juga: Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Koroner

Gejala lain dari penyakit jantung koroner meliputi:

  • berkeringat
  • kram
  • mual
  • sesak napas

Penyakit jantung koroner secara bertahap dapat memburuk.

Penumpukan plak di arteri dapat mengurangi aliran darah ke jantung.

Pengurangan aliran darah inilah yang menyebabkan gejala seperti nyeri dada dan sesak napas.

Jika tidak diobati, penyakit jantung koroner dapat menyebabkan serangan jantung atau henti jantung mendadak.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.