Kompas.com - 30/08/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi kehilangan karena Covid-19 Ilustrasi kehilangan karena Covid-19

KOMPAS.com - Banyak orang yang mengalami kesedihan selama pandemi Covid-19.

Dukacita adalah respons normal terhadap kehilangan selama atau setelah bencana atau peristiwa traumatis lainnya.

Kesedihan dapat terjadi sebagai respons terhadap hilangnya nyawa, serta perubahan drastis pada rutinitas sehari-hari dan cara hidup yang biasanya memberi kita kenyamanan dan perasaan stabil.

Baca juga: Makanan yang Baik Dikonsumsi setelah Vaksin Covid-19

 

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), reaksi kesedihan yang umum meliputi:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Syok, tidak percaya, atau penyangkalan
  • Kecemasan
  • Kesulitan
  • Amarah
  • Masa-masa kesedihan
  • Kurang tidur dan kehilangan nafsu makan

Beberapa orang mungkin mengalami banyak kerugian selama bencana atau peristiwa darurat berskala besar.

Karena pandemi Covid-19, banyak orang mengalami kehilangan orang yang dicintainya.

Selain itu, beberapa di antaranya juga mengalami kehilangan pekerjaan, mengalami kekhawatiran, dan kesedihan lainnya.

Kehilangan ini juga dapat terjadi secara bersamaan, yang dapat memperumit atau memperpanjang kesedihan dan menunda kemampuan seseorang untuk beradaptasi, menyembuhkan, dan pulih.

Baca juga: 17 Masalah Kesehatan yang Bisa Memperparah Kondisi Saat Terpapar Covid-19

Lalu, bagaimana mengatasi kesedihan akibat kehilangan orang tercinta saat pandemi?

Melansir dari Beyond Blue, beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesedihan karena kehilangan orang tercinta adalah sebagai berikut.

  • Ingatlah bahwa kesedihan adalah respons alami dan berkelanjutan terhadap kehilangan. Itu bisa lebih diucapkan di saat-saat yang tidak pasti seperti ini. Cobalah untuk tidak takut dengan emosi apa pun yang dialami.
  • Berdukalah dengan cara Anda. Tidak ada yang bisa memberi tahu Anda bagaimana perasaan Anda.
  • Tetap terhubung. Cari dukungan dari orang yang Anda percayai melalui penggunaan teknologi panggilan telepon dan video.
  • Katakan selamat tinggal. Temukan waktu tenang untuk menyendiri dan ucapkan selamat tinggal kepada orang yang Anda cintai dengan cara Anda sendiri.
  • Pahami bahwa pemakaman selama Cvid-19 akan berbeda. Cobalah untuk fokus pada apa yang dapat Anda kendalikan.
  • Sadari bahwa kehilangan merupakan bagian dari hidup. Oleh karena itu, kehilangan juga akan terjadi di masa depan. Akan ada peristiwa dan momen di masa depan yang akan memicu kenangan dan kesedihan Anda.
  • Pahami bahwa Anda akan sembuh. Pada waktunya Anda akan belajar untuk hidup dengan kehilangan Anda, menyembuhkan dan bergerak maju dengan cara yang baru dan berbeda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

3 Manfaat Kesehatan Buah Naga

Health
Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
Polihidramnion

Polihidramnion

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.