Kompas.com - 16/11/2021, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Banyak orang mengalami emotional eating ketika sedang merasa sedih, stress, atau kesepian.

Emotional eating adalah aktivitas makan yang dilakukan bukan karena kita merasa lapar, melainkan untuk mengalihkan emosi tertentu.

Jika dibiarkan berlarut-larut, emotional eating bisa memengaruhi kesehatan kita.

Baca juga: 20 Buah yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Ciri-ciri emotional eating

  • Makan saat Anda tidak lapar atau saat Anda kenyang.
  • Makan untuk menghindari menghadapi situasi stres.
  • Makan untuk menenangkan perasaan Anda.

Cara mengatasi emotional eating

Ada banyak cara untuk menghentikan emotional eating. Berikut caranya:

1. Ubah pola makan Anda menjadi lebih sehat

Makanan kaya vitamin D dapat meningkatkan mood Anda. Jadi, saat mengalami emotional eating pilih makanan seperti telur, jamur, dan ikan salmon.

2. Makan jeruk mandarin

Jeruk mandarin kaya akan vitamin C, yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu, aroma jeruk juga bisa menjadi pereda stress.

3. Berhati-hati dengan makanan yang Anda beli

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.