Kompas.com - 25/11/2021, 14:01 WIB

KOMPAS.com - Penderita tekanan darah rendah atau hipotensi perlu mengonsumsi makanan yang tepat agar tensinya tidak drop dan tetap terjaga.

Melansir Healthline, seseorang dikatakan mengalami penyakit darah rendah apabila hasil pengukuran tensinya di bawah 90/60 mmHg.

Kondisi ini membuat pengidap darah rendah merasakan beberapa gejala penyakit.

Baca juga: Cara Menggunakan Alat Tensi Manual dan Digital untuk Tekanan Darah

Gejala darah rendah di antaranya pandangan kabur, bingung atau susah konsentrasi, pusing, ingin pingsan, mual, dan badan lemas.

Untuk mengelola tensi darah rendah agar tidak drop, seseorang perlu menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Berikut penjelasannya.

Makanan penambah tensi darah

Terdapat beberapa makanan yang cenderung cocok dikonsumsi para penderita tekanan darah rendah.

Melansir beberapa sumber, berikut beberapa makanan penambah tensi darah untuk penderita tekanan darah rendah:

  • Telur, susu, ikan, daging

Melansir Emedihealth, makanan seperti telur, susu, ikan, daging termasuk asupan tinggi vitamin B12.

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Zat gizi ini diperlukan tubuh untuk membantu sintesis DNA, sistem saraf, dan membuat sel darah merah.

Kebanyakan sumber vitamin B12 berasal dari protein hewani. Beberapa orang vegan atau vegetarian rawan kekurangan nutrisi ini, sehingga terkadang butuh suplemen B12.

Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B12, pastikan Anda berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis suplemen dan dosis yang paling tepat.

  • Sup, ikan laut, atau kacang asin

Melansir Medical News Today, makanan bercitarasa asin dapat meningkatkan tekanan darah. Penderita tekanan darah rendah dapat makan sup, ikan laut, atau kacang asin.

Garam atau natrium memengaruhi hormon yang mengontrol keseimbangan air di dalam tubuh. Konsumsi asupan garam dapat meningkatkan tekanan darah.

Namun, hindari terlalu banyak dan sering mengonsumsi makanan penambah tensi darah yang bercitarasa asin.

Kelebihan asupan garam atau natrium bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penyakit ini juga bisa menyebabkan stroke dan gagal jantung.

Baca juga: 13 Penyebab Hipotensi yang Perlu Diwaspadai

  • Brokoli, bayam, bit, jeruk, kacang-kacangan, biji-bijian, hati

Beberapa makanan di atas memiliki kandungan folat yang tinggi. Jenis makanan ini juga bisa jadi penambah tensi darah.

Seperti vitamin B12, kekurangan folat juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Untuk itu, konsumsi asupan ini agar tensi tidak drop.

  • Melon, pir, jeruk, timun

Melon, pir, jeruk, timun termasuk makanan atau buah yang banyak mengandung cairan.

Penderita tekanan darah rendah perlu mengonsumsi banyak cairan, terutama kalangan lansia yang tensinya relatif rendah.

Untuk membantu kecukupan cairan, upayakan untuk minum setidaknya delapan gelas air putih per hari. Di samping mengonsumsi makanan yang banyak mengandung cairan di atas.

Baca juga: 11 Penyebab Hipotensi Ortostatik dan Gejalanya

  • Kopi, teh, cokelat

Mengonsumsi kafein seperti kopi, teh, cokelat, dll. dapat meningkatkan tekanan darah.

Kafein adalah stimulan yang bisa jadi penambah tensi. Tapi, mirip dengan asupan garam, mengonsumsi asupan berkafein tidak boleh berlebihan. Cukup minum di pagi, siang hari, atau seporsi saja.

Terlalu banyak kafein bisa menyebabkan tekanan darah melonjak, susah tidur, serta meningkatkan risiko penyakit jantung, dan stroke.

Selain itu, kafein juga bersifat diuretik atau menyebabkan sering kencing. Apabila dikonsumsi tanpa diimbangi banyak minum air putih, penderita justru bisa dehidrasi dan tekanan darahnya semakin turun.

Baca juga: Apakah Begadang Bisa Menyebabkan Tekanan Darah Rendah?

Perubahan gaya hidup untuk penderita darah rendah

Selain mengonsumsi makanan penambah tensi darah di atas, pastikan penderita tekanan darah rendah juga melakukan perubahan gaya hidup untuk membantu mengelola hipotensi. Berikut beberapa di antaranya:

  • Hindari terburu-buru saat makan. Upayakan selalu mengunyah makanan perlahan-lahan. Ketika terlalu banyak makanan yang dicerna, tubuh bekerja keras dan tekanan darah bisa turun
  • Makan dengan porsi kecil tapi sering. Perut kosong dalam waktu lama juga bisa membuat tekanan darah rendah, untuk itu ganti pola makan jadi empat sampai lima kali sehari dengan porsi kecil-kecil. Dengan begitu, penderita bisa mempertahankan tingkat energi sekaligus tensi sepanjang hari
  • Makan makanan bergizi lengkap dan seimbang setiap hari. Perhatikan komposisi makanan. Upayakan selalu ada karbohidrat, protein sehat, dan serat
  • Pastikan untuk rutin olahraga untuk menjaga tekanan darah agar tidak gampang drop

Jika beragam perubahan gaya hidup termasuk mengonsumsi makanan penambah tensi darah sudah dijajal tapi tekanan darah masih ajek drop, coba konsultasikan ke dokter.

Dokter biasanya menyarankan suplemen nutrisi atau obat yang tepat untuk menjaga tekanan darah agar tetap berada di kisaran normal.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah secara Alami dan Pakai Obat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.