Kompas.com - 30/11/2021, 20:01 WIB

KOMPAS.com - Susah kentut adalah salah satu masalah kesehatan yang bikin tak nyaman sepanjang hari.

Perlu diketahui, saluran pencernaan bakal menghasilkan dua liter gas sepanjang hari.

Gas tersebut berasal dari menelan udara atau ketika bakteri di usus besar memecah asupan tertentu.

Baca juga: 3 Penyebab Susah Kentut dan Cara Mengatasinya

Dilansir dari Everyday Health, gas di saluran pencernaan dapat keluar dari tubuh lewat sendawa atau kentut. Normalnya, orang kentut sebanyak 13 sampai 21 kali dalam sehari.

Ketika susah kentut dan gas terperangkap di perut, orang jadi merasakan begah, perut kembung, sakit perut, terkadang rasa tidak nyaman di perut menjalar sampai ke ulu hati atau bagian dada.

Sebelum menyimak beberapa cara mengatasi susah kentut, kenali dulu beberapa penyebabnya.

Baca juga: 6 Penyebab Kentut Bau, Bisa Menjadi Gejala Kanker Usus

Penyebab susah kentut

Melansir Healthline, penyebab susah kentut bisa berasal dari gaya hidup atau penyakit terkait dengan gangguan pencernaan, antara lain:

  • Terlalu banyak makan
  • Stres
  • Merokok
  • Intoleransi laktosa atau alergi makanan
  • Sembelit atau susah buang air besar
  • Efek samping obat tertentu, sepeti obat flu
  • Terlalu banyak mengonsumsi gula buatan, seperti sorbitol, manitol, xylitol
  • Sindrom iritasi usus besar
  • Penyakit crohn
  • Penyakit kolitis ulseratif
  • Penyakit usus buntu
  • Tukak lambung
  • Pankreatitis atau radang pankreas
  • Penyakit radang usus

Susah kentut yang tidak terkait suatu penyakit umumnya bisa diatasi dengan beberapa pengobatan rumahan.

Baca juga: Kenapa Saat Haid Perut Rentan Sakit, Kembung, dan Sering Kentut?

Cara mengatasi susah kentut

Ada beberapa cara untuk membantu mengatasi susah kentut yang bisa dijajal di rumah, antara lain:

  • Jalan kaki. Gerakan olahraga ringan bisa membantu melancarkan pencernaan
  • Jajal yoga dengan gerakan child pose. Caranya dengan duduk bertimpuh, lalu tekuk tubuh ke depan sampai dahi menyentuh matras, dan tarik kedua tangan sejauh mungkin di depan tubuh. Pastikan Anda melakukan gerakan ini minimal 20 detik sambil mengambil napas dalam-dalam. Ulangi gerakan sampai bisa kentut
  • Minum seduhan peppermint, chamomile, atau wedang jahe
  • Coba obat susah kentut alami dari campuran adas, jintan, ketumbar, dan kunyit yang diseduh air hangat
  • Minum obat untuk mengeluarkan gas dari perut
  • Minum banyak air putih, usahakan tidak terlalu dingin atau panas
  • Hindari makanan yang bisa menyebabkan produksi gas meningkat, seperti kol, brokoli, kacang-kacangan
  • Konsumsi probiotik

Baca juga: Kentut Bau Bisa Jadi Tanda Penyakit Apa?

Kapan perlu waspada dengan susah kentut?

Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila beragam cara mengatasi susah kentut di atas sudah dicoba tapi masalah kesehatan ini tak kunjung sembuh. Terlebih jika susah kentut disertai gejala:

  • Berat badan turun, padahal tidak sedang diet
  • Buang air besar jadi jarang atau terlalu sering
  • Ada darah dalam kotoran buang air besar (BAB)
  • Sembelit atau diare parah
  • Mual dan muntah
  • Asam lambung naik
  • Tidak nafsu makan
  • Demam

Setelah memeriksa pasien, dokter umumnya dapat mendeteksi penyebab susah kentut dan solusinya.

Baca juga: Tidak Bisa Kentut Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.