Kompas.com - 28/12/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Cacing kremi adalah cacing parasit yang bisa memicu infeksi usus. Infeksi cacing kremi biasanya dialami anak-anak.

Kabar baiknya, cacing kremi tidak menyebabkan bahaya dan tidak perlu waktu lama untuk menghilangkannya.

Akan tetapi, hal ini bisa membuat anak merasa gatal dan gelisah saat tidur.

Bagaimana Infeksi Cacing kremi Menyebar?

Cacing kremi masuk ke dalam tubuh ketika orang menelan atau menghirup telur cacing kremi.

Telur-telur ini dapat ditemukan di tangan dan permukaan yang terkontaminasi, seperti:

  • sprei
  • handuk
  • pakaian (terutama pakaian dalam dan piyama)
  • toilet
  • perlengkapan kamar mandi
  • makanan
  • gelas Gelas minuman
  • peralatan makan
  • mainan.

Telur cacing masuk ke sistem pencernaan dan menetas di usus kecil. Dari usus kecil, larva cacing kremi menyebar ke usus besar, di mana mereka hidup sebagai parasit dengan kepala menempel pada dinding bagian dalam usus.

Ketika seseorang menggaruk area yang gatal, telur cacing kremi mikroskopis berpindah ke jari-jari mereka.

Jari-jari yang terkontaminasi kemudian dapat membawa telur cacing kremi ke mulut, di mana mereka kembali ke dalam tubuh, atau tinggal di berbagai permukaan, di mana mereka dapat hidup selama dua hingga tiga minggu.

Baca juga: Flu Burung

Tanda infeksi cacing kremi

Infeksi cacing kremi bisa menyebabkan rasa gatal luar biasa, terutama di bagiian anus.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber KidsHealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.