Kompas.com - 14/04/2022, 17:29 WIB

KOMPAS.com - Pernahkah Anda melihat atau mendengar cerita seseorang yang tiba-tiba merasakan sebelah lengan, kaki, dan wajahnya terkulai dan tak bisa bergerak.

Kondisi ini bisa jadi gejala stroke ringan. Meskipun ringan dan bisa sembuh sendiri dalam waktu relatif singkat, stroke ringan adalah tanda awal stroke berat yang perlu segera diobati.

Dengan penanganan medis tepat dan cepat, serta perubahan gaya hidup sehat, serangan stroke berat di kemudian hari bisa dicegah.

Demi meningkatkan kewaspadaan pada penyakit ini, kenali penyebab stroke ringan beserta faktor risikonya.

Baca juga: Gejala Stroke Ringan itu Seperti Apa?

Penyebab stroke ringan

Dilansir dari Mayo Clinic, stroke ringan paling sering disebabkan penumpukan lemak yang mengandung kolesterol (plak) di pembuluh darah otak atau cabang-cabang pembuluh darah otak.

Penumpukan plak ini dapat mengganggu kelancaran aliran darah melewati pembuluh darah arteri.

Terkadang, plak juga bisa memicu penggumpalan darah. Apabila bekuan darah ini bergerak ke pembuluh darah arteri yang mengarah ke otak, seseorang juga bisa terkena stoke ringan.

Baca juga: Stroke Ringan, Apa Bisa Sembuh Total?

Faktor risiko stroke ringan

Terlepas dari penyebab stroke ringan, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan peluang seseorang lebih riskan terkena penyakit ini, di antaranya:

  • Faktor keturunan, jika ada riwayat stroke di keluarga seperti orangtua atau saudara, risiko stroke ringan juga meningkat
  • Usia, terutama di atas 55 tahun
  • Pria, jenis kelamin ini lebih berisiko terkena stroke ringan ketimbang wanita
  • Pernah mengalami stroke ringan sebelumnya
  • Penyakit anemia sel sabit yang tidak terkontrol
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Punya riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung, dan aritmia
  • Penyumbatan pembuluh darah di leher yang menuju otak
  • Penyakit arteri perifer
  • Diabetes yang tidak terkontrol
  • Kadar asam amino dalam darah tinggi
  • Berat badan berlebih dan perut buncit
  • Pernah terkena Covid-19
  • Kebiasaan merokok
  • Malas bergerak atau jarang olahraga
  • Terbiasa makan makanan tinggi lemak jahat dan banyak mengandung garam
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Menggunakan narkoba

Sebagian besar faktor risiko penyebab stroke ringan di atas sebenarnya terkait gaya hidup dan bisa dikendalikan.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Stroke Ringan Bisa Merusak Otak

Cara mencegah stroke ringan

Ada beberapa cara mencegah stroke ringan atau menurunkan risiko terkena penyakit ini, antara lain:

  • Setop merokok
  • Kurangi asupan tinggi kolesterol dan lemak jahat
  • Makan banyak buah dan sayur
  • Batasi asupan garam, termasuk hindari makanan cepat saji, makanan instan, dan berpengawet
  • Bangun rutinitas olahraga, setidaknya seminggu dua kali
  • Kontrol kadar tekanan darah, kolesterol, dan gula darah
  • Hindari minum alkohol berlebihan dan jauhi narkoba
  • Jaga berat badan agar tetap ideal

Mengenali penyebab stroke ringan dan faktor risikonya bisa membuat Anda selangkah lebih jauh dari penyakit ini. Selain itu, lakukan beberapa langkah-langkah pencegahan stroke ringan di atas.

Baca juga: Stroke Ringan Bisa Sembuh Total, Tapi Kenapa Tak Boleh Diabaikan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.