Kompas.com - 30/06/2022, 08:00 WIB

KOMPAS.com - Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hampir 190 juta wanita dan anak perempuan berusia subur mengalami endometriosis.

Menurut Kebidanan dan ginekologi Miguel Luna, Endometriosis adalah penyakit peradangan kronis.

Endometriosis dapat mempersulit peluang Anda untuk hamil. Penyakit ini juga bisa memicu rasa sakit yang luar biasa saat menstruasi.

Riset 2015 yang berfokus pada remaja yang didiagnosis dengan endometriosis menemukan bahwa 64 persen mengalami siklus menstruasi yang menyakitkan.

"Saat Anda mengalami menstruasi yang menyakitkan hingga Anda tidak bisa beraktivitas, itu adalah tanda pertama yang harus segera periksa," ucap Luna.

Baca juga: 10 Cara Mencegah Penularan Cacar Monyet yang Perlu Diterapkan

Mengapa endometriosis menimbulkan nyeri?

Rahim Anda mengandung jenis jaringan kelenjar khusus yang responsif terhadap perubahan estrogen dan progesteron.

Akibatnya, Anda melepaskan ini setiap bulan selama siklus menstruasi karena hormon Anda berfluktuasi.

Akibat endrometiosis, jaringan yang sensitif dengan hromin ini tumbuh dan berkembang di luar rahim.

Namun, jaringan ini tetap tumbuh dan luruh setiap bulannya,” ucap Luna.

Kondisi inilah yang dapat menyebabkan jaringan parut dan peradangan karena jaringan tumbuh di permukaan yang tidak mentolerir pertumbuhan bulanan dan peluruhan seperti yang dilakukan rahim.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.