Kompas.com - 01/07/2022, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Bayi termasuk kelompok yang rawan terserang flu, tetapi para orangtua disarankan untuk tidak bergantung pada obat yang dijual bebas karena efek sampingnya.

Mengutip buku "Panduan Pintar Merawat Bayi dan Balita" (2010) oleh dr. Eveline PN SpA & Nanang Djamaludin, influenza (flu) merupakan suatu infeksi saluran pernapasan bagian atas yang bersifat akut dan menular.

Penyebab flu adalah kelompok virus orthomyxoviruses (virus flu). Terdapat lebih dari 200 jenis virus penyebab flu.

Setiap orang dari beragam kelompok umur dapat terkena penyakit flu, terutama bayi yang memiliki sistem kekebalan yang belum sempurna.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan Saat Flu

Gejala flu pada bayi sama dengan orang dewasa yang berlangsung 3-7 hari, meliputi:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Badan lemas
  • Nyeri otot dan persendian
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk kering
  • Suara parau.

Pada gejala flu pada bayi yang mengarah ke komplikasi, akan muncul kondisi, seperti:

  • Sesak napas
  • Batuk berat
  • Demam menggigil
  • Rasa lelah
  • Keringat dingin
  • Nafsu makan hilang
  • Muntah
  • Pusing

 

Flu pada bayi yang juga menderita penyakit kronis akan menambah berat kondisinya.

Sejak masuknya virus hingga munculnya gejala perlu waktu rata-rata 2 hari.

Penularan dapat terjadi pada 1-2 hari sebelum gejala penyakit datang atau 4-5 hari setelah gejala penyakit muncul.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.