KOMPAS.com - Mudik Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu, termasuk bagi pasien diabetes.
Namun, perjalanan panjang dan perubahan pola makan bisa mempengaruhi kadar gula darah.
Untuk itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar kesehatan tetap terjaga selama perjalanan.
Baca juga: Panduan Mudik Lebaran Aman untuk Anak: Kiat Kesehatan dari IDAI
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Martha Rosana, SpPD, menyarankan pasien diabetes untuk mengatur jadwal kontrol sebelum mudik agar kebutuhan obat tetap terpenuhi.
"Sebelum memasuki masa liburan, pasien sebaiknya sudah merencanakan kapan jadwal kontrol dilakukan sehingga kebutuhan obat dapat terpenuhi," ujarnya dalam sebuah webinar di Jakarta, melansir dari Antara pada Selasa (25/3/2025).
Baca juga: Minuman Apa yang Bisa Menurunkan Diabetes? Berikut 6 Daftarnya…
Selain itu, penting bagi pasien untuk memastikan jumlah obat yang dibawa mencukupi bahkan dilebihkan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Tak hanya itu, Martha juga menyarankan pasien diabetes untuk membawa alat pengukur kadar gula darah atau glukometer.
Hal ini penting mengingat tidak semua klinik buka selama libur Lebaran.
Menurutnya, glukometer menjadi alat yang sebaiknya disiapkan saat hendak mudik.
Sementara itu, bagi pasien yang menggunakan insulin, Martha menekankan pentingnya penyimpanan yang tepat agar kualitasnya tetap prima.
Insulin dapat disimpan dalam kondisi yang sesuai agar kualitasnya tidak menurun.
Baca juga: 6 Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Termasuk Mengontrol Penyakit Diabetes
Perjalanan jauh dengan kondisi cuaca yang panas bisa meningkatkan risiko dehidrasi, yang berbahaya bagi pasien diabetes.
Oleh karena itu, Martha menekankan pentingnya menjaga asupan cairan selama perjalanan.
Dengan persiapan yang matang, pasien diabetes tetap bisa menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
Jangan lupa untuk tetap menjaga pola makan sehat dan istirahat yang cukup agar kondisi tubuh tetap prima selama liburan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.