KOMPAS.com – Menjalani ibadah puasa selama Ramadhan membutuhkan asupan cairan yang cukup agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari kekurangan cairan dan mineral tubuh. Sebab, selama lebih dari 12 jam tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman.
Oleh karena itu, penting untuk memilih air mineral yang berkualitas bagi keluarga di rumah saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kualitas air minum merupakan penentu lingkungan yang sehat. Manajemen mutu air minum telah menjadi pilar utama pencegahan penyakit yang ditularkan melalui air.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah menetapkan standar kualitas air mineral yang aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Lalu, bagaimana cara mengetahui air mineral yang berkualitas? Berikut adalah ciri-ciri yang harus diperhatikan.
Salah satu indikator kualitas air mineral adalah kejernihannya. Air yang berkualitas tidak mengandung partikel asing, endapan, atau zat-zat berbahaya.
Menurut BPOM, air mineral yang aman dikonsumsi harus bebas dari kontaminasi mikroba dan bahan kimia berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.
Kejernihan air juga dapat menjadi indikator kebersihannya. Air yang jernih menandakan bahwa proses filtrasi dan pengolahan telah dilakukan dengan baik.
Baca juga: Merasa Mual Ketika Minum Air Mineral Saat Berbuka Puasa? Mungkin Ini Sebabnya
Jika air tampak keruh atau memiliki sedimen di dalamnya, kemungkinan besar air tersebut mengandung partikel atau bahan yang tidak diinginkan.
Oleh karena itu, penting untuk memilih air mineral yang telah melewati proses penyaringan dan pengolahan yang sesuai standar kesehatan.
Air mineral berkualitas memiliki rasa yang segar dan alami. Air yang memiliki rasa aneh atau berbau kemungkinan telah terkontaminasi atau mengandung zat tambahan yang tidak seharusnya ada dalam air mineral.
Rasa air mineral yang segar berasal dari kandungan mineral alami di dalamnya. Beberapa air mineral memiliki sedikit rasa manis alami karena mengandung mineral, seperti kalsium dan magnesium.
Jika air terasa pahit, asam, atau memiliki aroma yang tidak biasa, hal tersebut dapat menjadi indikasi adanya pencemaran atau proses penyimpanan yang buruk.
Oleh sebab itu, selalu periksa rasa dan bau air mineral sebelum dikonsumsi untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.
Kemasan air mineral juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitasnya. Air mineral yang dikemas dalam galon yang tersegel dengan baik dan terbuat dari bahan food-grade dapat mencegah kontaminasi dari luar.