KOMPAS.com - Biduran, atau dalam istilah medis dikenal sebagai urtikaria, adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol-bentol kemerahan yang disertai rasa gatal.
Kondisi ini dapat muncul secara tiba-tiba dan terjadi pada siapa saja, tanpa memandang usia. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah biduran bersifat menular?
Apakah biduran bisa menular?
Berdasarkan penelitian medis, biduran tidak bersifat menular. Artinya, seseorang yang mengalami biduran tidak akan menularkan kondisi tersebut kepada orang lain melalui kontak fisik, seperti bersentuhan dengan kulit penderita.
Menurut Healthline, biduran merupakan respons tubuh terhadap pelepasan histamin dan zat kimia lainnya ke dalam aliran darah, biasanya akibat alergi, stres, atau faktor lingkungan tertentu.
Selain itu, dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh American Academy of Allergy, Asthma & Immunology (AAAAI), disebutkan bahwa biduran disebabkan oleh reaksi sistem imun yang berlebihan dan bukan karena infeksi yang dapat menular.
Biduran bukan penyakit menular, melainkan reaksi sistem imun tubuh terhadap faktor pemicu tertentu. Dengan memahami penyebab dan cara pencegahannya, biduran dapat dikelola dengan lebih baik. Jika gejalanya menetap atau semakin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Jangan Salah Pilih! Ini Rahasia Air Mineral Berkualitas untuk Keluarga Saat Sahur dan Berbukahttps://health.kompas.com/read/25C25144449768/jangan-salah-pilih-ini-rahasia-air-mineral-berkualitas-untuk-keluarga-saat-sahurhttps://asset.kompas.com/crops/Di0FRsFTdrumi2dg9vOfbZsrkX0=/0x0:780x520/195x98/data/photo/2022/04/27/626955d88b579.jpg