Kandungan kaempferol pada daun kelor diketahui dapat melawan bakteri, virus, jamur, dan parasit yang berbahaya bagi tubuh.
Dengan mengonsumsi daun kelor secara rutin, Anda dapat memperkuat sistem imun dan membantu tubuh dalam melawan infeksi.
Baca juga: Bolehkah Konsumsi Teh Daun Kelor Setiap Hari? Berikut Penjelasannya…
Hemoglobin yang terkandung dalam sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
Daun kelor kaya akan zat besi, yang berperan penting dalam meningkatkan kadar hemoglobin.
Bagi orang yang sering mengalami anemia atau kekurangan zat besi, konsumsi daun kelor secara rutin dapat membantu mencegah dan mengatasi masalah ini.
Daun kelor mengandung berbagai senyawa antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.
Dengan meningkatkan kadar antioksidan dalam darah, daun kelor dapat berperan dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, diabetes, dan penuaan dini.
Selain itu, kandungan daun kelor ini juga membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
Pencernaan yang sehat sangat penting untuk menjaga tubuh tetap bugar.
Daun kelor dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit dan tukak lambung.
Dengan kandungan antibiotik dan antibakteri yang ada pada daun kelor, tanaman ini membantu mencegah perkembangan patogen penyebab infeksi pada saluran pencernaan, yang dapat meningkatkan kenyamanan pencernaan.
Peradangan kronis dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung dan kanker.
Daun kelor memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan, khususnya pada saluran pernapasan, sehingga gejala asma dapat berkurang.
Selain itu, rebusan daun kelor juga dikenal dapat meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan luka.
Baca juga: Daun Kelor untuk Obat Apa Saja? Berikut 10 Daftarnya…
Kolesterol tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Daun kelor memiliki potensi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.