Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dapat mengurangi kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Meskipun penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan, daun kelor bisa menjadi tambahan yang bermanfaat dalam diet sehat.
Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Minum Air Rebusan Daun Kelor? Ini Ulasannya...
Meskipun daun kelor menawarkan berbagai manfaat kesehatan, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak.
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping daun kelor, seperti gangguan pencernaan, sakit perut, atau diare.
Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi konsumsi daun kelor maksimal 50 gram per hari.
Selain itu, bagi Anda yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan daun kelor ke dalam rutinitas harian.
Daun kelor adalah superfood yang kaya manfaat bagi kesehatan tubuh, baik pria maupun wanita.
Meski manfaatnya luar biasa, penting untuk mengonsumsi daun kelor dengan bijak dan tidak berlebihan.
Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana untuk mengonsumsinya secara rutin, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.
Dengan segala manfaat yang ditawarkan, daun kelor dapat menjadi pilihan alami yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup Anda.
Baca juga: Penyakit Apa yang Bisa Disembuhkan dengan Daun Kelor? Ini 10 Daftarnya
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.