Senin, 28 Juli 2014 14:46

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL

60 Persen Kelahiran Ditolong Bidan

Rabu, 8 Desember 2010 | 10:49 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS/AGUS SUSANTO
Bidan desa berperan penting dalam peningkatan kesehatan reproduksi perempuan dan kesehatan anak. Keberadaan bidan desa seperti Ros di kawasan Baduy Luar, Kanekes, Lebak, Banten, tergantung dari inisiatif pemda.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 60 persen kelahiran di Indonesia ditolong bidan, sementara itu berdasarkan laporan lembaga aktivitas populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau The United Nations Population Fund (UNFPA) menyebutkan pada 2009 Indonesia memiliki 53.000  bidan.

"Bidan juga banyak berperan penting dalam membantu menekan, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia, yang tercatat tertinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya," kata Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Harni Koesno dalam siara persnya, Selasa.

Berdasarkan data survei demografi 2005, di Indonesia masih terdapat 228 kematian ibu dalam 100 ribu kelahiran hidup dan angka kematian bayi mencapai 34 setiap 1.000 kelahiran hidup, ujarnya.

"Terkait program Millenium Development Goals (MDGs) 2015, Indonesia menargetkan mampu menurunkan angka kematian ibu menjadi 102 setiap 100 ribu kelahiran hidup dan angka kematian bayi menjadi 23 setiap 1.000 kelahiran hidup,"  kata Harni.

Harni memastikan para bidan terus berusaha mendukung pencapaian target itu, termasuk menaruh perhatian khusus terhadap pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan bayi pasca persalinan.

Hal ini terutama soal pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif kepada bayi berumur nol sampai enam bulan, agar tumbuh, kembang dan kesehatan bayi terjaga dengan baik.

"Tapi tidak mudah melakukan usaha tersebut, melihat Indonesia memiliki tantangan berupa kondisi geografis, budaya, sosial serta ekonomi," katanya.

Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah tenaga kesehatan seperti dokter dan bidan, serta fasilitas kesehatan bagi ibu dan bayi, masih minim.  

Kebanyakan tenaga serta fasilitas kesehatan itu hanya tersedia di wilayah perkotaan dan belum menjangkau hingga daerah pelosok, kata Ketua Umum IBI.

"Meski begitu, IBI tetap berkomitmen untuk berperan aktif memberikan yang terbaik di dunia persalinan, sehingga target penurunan angka kematian ibu dan bayi mampu terpenuhi," tutur Harni. 


Sumber :
ANT
Editor :
Asep Candra

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui