Jumat, 29 Mei 2015

Health

Usai Dilantik, Hollande Terbang ke Jerman

Selasa, 15 Mei 2012 | 10:29 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Hari ini, Selasa (15/5/2012), Francois Hollande dilantik menjadi Presiden Perancis, menggantikan Nicolas Sarkozy. Pelantikan dilaksanakan di Istana Elysee.

Hanya beberapa jam setelah dilantik, Hollande dijadwalkan terbang ke Jerman untuk bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Pertemuan kedua pemimpin Eropa itu menggarisbawahi pentingnya hubungan Jerman-Perancis dalam situasi perekonomian yang tengah gonjang-ganjing itu.

Pertemuan Merkel-Hollande itu terjadi di tengah kekosongan politik di Yunani dan prediksi bahwa negara itu akan keluar dari zona euro dan munculnya kekhawatiran anjloknya nilai mata uang itu pada perdagangan Senin kemarin.

Selama ini Hollande dikenal kritis terhadap kebijakan penghematan yang dikomandoi Jerman sebagai jalan untuk keluar dari krisis.

Sebagai dua negara dengan perekonomian terkuat di zona euro, juga kontributor terbesar dana talangan, Jerman dan Perancis merupakan arsitek kunci dari strategi untuk mengeluarkan Eropa dari krisis.

Pascapelantikan di istana kepresidenan itu, Hollande akan meletakkan karangan bunga di monumen Arc de Triomph. Setelah itu dia akan mengumumkan kabinetnya. Di dalamnya terdapat dua nama tokoh berpengalaman. Yakni Michael Sapin yang didapuk sebgai menteri keuangan dan Jean-Marc Ayrault sebagai perdana menteri.

Pada Selasa sore, dia terbang ke Jerman untuk menghadiri jamuan makan malam dengan Merkel yang mengatakan akan menyambut Hollande "dengan tangan terbuka". Perlu diketahui, selama masa kampanye lalu, Merkel dengan terang-terangan menyatakan dukungan pada Nicolas Sarkozy.

"Kami tidak memiliki persamaan pemikiran," Hollande mengakui dalam sebuah wawancara dengan televisi Perancis, Senin (14/5/2012).

"Kami akan berunding, dengan demikian secara bersama-sama kami bisa berkompromi dengan baik," lanjutnya.

Sepulang dari perjalanan ke Jerman, Hollande direncanakan menggelar rapat pertama kabinetnya pada Kamis (17/5/2012), yang disusul dengan kunjungan ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Barack Obama.

Editor : Kistyarini
Sumber: