Kamis, 24 April 2014 15:24

KONSULTASI / KESEHATAN JIWA

KONSULTASI KESEHATAN JIWA

Bersama dr Andri, SpKJ, FAPM

Bersama dr Andri,SpKJ,FAPM Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik Medis dan Psikiatri Liaison. Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang. Anggota dari American Psychosomatic Society dan Fellow of The Academy of Psychosomatic Medicine.

Hubungan Ambeien dengan Gangguan Jiwa

Kamis, 28 Juni 2012 | 14:06 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Shutterstock

TANYA :

Dok, apakah ada hubungan antara penyakit ambeien dengan stres/gangguan jiwa. Ayah saya menderita ambeien kronis, namun selain sering merasakan sakit saat BAB, ayah saya juga seperti kehilangan motivasi dalam hidup, takut untuk bertemu dengan orang, tidak suka dengan keramaian dan sering melamun. Ayah saya juga memiliki riwayat gangguan jiwa/stres dok. Lalu apakah solusi terbaik ambeien , harus operasikah? Terima kasih atas jawabannya Dok.

(Budi Santosa, 21, Bogor)

 

JAWAB :

Budi Yang Baik,

Gangguan jiwa termasuk gangguan cemas atau depresi sering dialami oleh pasien yang mengalami kondisi medis terutama yang bersifat menahun atau kronis. Hal ini bisa disebabkan karena pola adaptasi terhadap penyakit yang kurang baik atau karena proses penyakit itu sendiri yang mempengaruhi kesehatan jiwa.

Namun perlu diingat adanya suatu keadaan penyakit yang sifatnya berbarengan timbulnya (komorbid), jadi pasien memang menderita gangguan medis umum tapi juga secara bersamaan mengalami gangguan kejiwaan. Apalagi ayah Budi memiliki riwayat gangguan jiwa sebelumnya.

Budi bisa berkonsultasi dengan dokter bedah umum untuk masalah ambeien yang diderita ayah Budi, apakah harus dioperasi atau cukup dengan makan obat saja.

Semoga membantu.

Salam Sehat Jiwa.


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui