Jumat, 25 April 2014 05:54

Flu Burung Kembali Mewabah di China

Penulis : Marisa K Wardani | Selasa, 3 Juli 2012 | 22:29 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
Shutterstock
Ilustrasi

BEIJING, KOMPAS.com — Flu burung kembali mewabah di China. Wabah flu burung kembali merebak di China sejak 20 Juni 2012. Namun, informasi mengenai merebaknya virus ini terlambat disampaikan sehingga sempat meluas.

"Wabah terjadi pada 20 Juni, tapi baru dikonfirmasi sebagai flu burung H5N1 pada hari Senin,” kata Kementerian Pertanian China seperti dilansir AFP.

Pihak berwenang mengatakan, saat ini lebih dari 150.000 ayam yang diduga berpotensi terjangkit flu burung telah dimusnahkan.

Menyebarnya virus H5N1 awalnya hanya menewaskan 1.600 ekor, tetapi sekarang sudah ada sekitar 5.500 ayam yang terjangkit virus tersebut.

Pemerintah China tidak menentukan secara spesifik di mana wabah terjadi. Mereka hanya memberi informasi, wabah itu terjadi di sebuah peternakan yang dijalankan perusahaan konstruksi di  Xinjiang.

China dianggap sebagai salah satu negara yang paling berisiko epidemi flu burung karena memiliki populasi unggas terbesar di dunia.

Terakhir, dilaporkan wabah terjadi pada April. Saat itu, sekitar 95.000 ayam tewas di wilayah utara Ningxia. Kali ini, virus tersebut meluas di Xinjiang, wilayah luas yang berbatasan dengan Asia Tengah dan rumah bagi etnis Uighur.


Sumber :
AFP
Editor :
Tri Wahono

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui