Jumat, 29 Agustus 2014 16:58

KONSULTASI / SEKS - ARTIKEL

KONSULTASI SEKS

Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS 

Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).

Penetrasi "Full" Tapi Tak Pernah Orgasme

Kamis, 19 Juli 2012 | 11:27 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi perempuan bingung orgasme.

TANYA :

Dok, saya baru saja menikah sakitar satu bulan yang lalu.  Suami saya baru dapat melakukan penetrasi secara full setelah sekitar 3 minggu pernikahan. Anehnya, saat ini saya kok belum juga bisa merasakan kenikmatan dalam berhubungan seksual. Padahal suami sudah melakukan penetrasi full. Apakah ada yang tidak beres dengan tubuh saya? Mohon pencerahannya Dok.

(Par, 24, Banten)

JAWAB :

Memang tidak ada hubungan antara penetrasi penis full atau tidak full dengan terjadinya orgasme pada perempuan. Orgasme pada perempuan terutama ditentukan oleh cukup tidaknya perempuan menerima rangsangan seksual dan bagaimana reaksi seksual  yang terjadi. Untuk itu, kualitas ereksi penis pasangannya sangat menentukan.

Tentu Anda dapat merasakan apakah kualitas ereksi penis suami baik atau tidak untuk memberikan rangsangan seksual yang cukup bagi Anda. Tetapi kalau perempuan mengalami gangguan tertentu, salah satu akibatnya adalah hambatan orgasme, walaupun kualtas ereksi pasangannya baik.

Untuk menentukan apakah Anda mengalami penyebab tertentu yang menghambat orgasme. tentu diperlukan pemeriksaan.   

 


Editor :
Asep Candra
Tahun

Cm    Kg
Laki-laki    Perempuan


Incorrect please try again

ReLoad

Hanya pertanyaan-pertanyaan terpilih yang akan dimuat

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui