Sabtu, 5 September 2015

Health

Khawatir Bayi Tak Mendapat Cukup ASI

Kamis, 26 Juli 2012 | 16:11 WIB

TANYA :

Dear konselor AIMI...saya punya bayi berusia 3 bulan. Karena bekerja di malam hari, saya menyediakan ASI perah (ASIP) agar bayi saya bisa tetap minum ASI. Selama sebulan sebelum masa cuti habis, bayi saya sudah saya latih minum ASIP. Karena kesulitan menggunakan gelas dan pipet, akhirnya saya putuskan menggunakan botol dan dia tetap bisa minum tanpa menolak disusui langsung. Namun tepat di usia 3 bulan, dia sempat demam setelah imunisasi DPT dan menolak ASIP yang saya berikan. Berbagai usaha sudah dilakukan namun dia hanya mau minum langsung. Padahal pada malam hari saya harus bekerja 4 jam lebih. Bagaimana mengatasi ini. Berbahayakah jika dia minum hanya sedikit ASIP di malam hari? Karena penggunaan pipet yang paling memungkinkan hanya membuat dia minum setengah dari porsi minum yang biasa diberikan. Mohon solusinya. Terimakasih..

(Khikmah Wati, 30, Tegal)

JAWAB :

Dear Ibu Khikmahwati,

Sebelumnya saya ingin mengucapkan selamat atas upaya dan kerjakeras Ibu selama ini terus berusaha memberikan ASI eksklusif kepada buah hati ibu. Mengenai pertanyaan Ibu terkait menyiasati pemberian ASI Perah (atau biasa kami singkat ASIP), apakah pada saat pemberian ASIP ketika bayi menolak itu diberikan oleh Ibu sendiri atau pengasuh?

Seringkali bayi menolak meminum ASIP jika yang memberikan Ibu sendiri karena dia pintar dan tahu ada sumber aslinya di dekatnya dan kenapa harus meminum yang lain. Kemungkinan lainnya adalah bayi memang lebih senang disusui langsung karena memang disusui langsung sangat nyaman buat mereka karena langsung didekap oleh bundanya. Namun hal ini menjadi sulit karena Ibu juga bekerja ya.. Jika boleh saran, apa sudah coba memberikan ASIP-nya dengan spuit (seperti alat suntik namun jarumnya dilepas). Karena aliran spuit bisa lebih deras dibandingkan pipet.

Bayi yang meminum ASIP dari gelas atau pipet atau spuit memang seringkali minum lebih sedikit dibanding dengan dot, karena aliran dot itu mereka tidak bisa kontrol dengan baik, sehingga terkadang yang terjadi adalah bayi meminum lebih banyak daripada yang sebenarnya mereka benar-benar butuhkan.

Tapi tenang bu, bayi adalah manusia kecil yang sangat pandai dan mereka bisa memenuhi kebutuhannya ini ketika bertemu dengan ibundanya tercinta dengan menyusu langsung. Jadi jangan khawatir dia akan kekurangan cairan atau ASI.

Sebagai bacaan tambahan, Ibu bisa juga membaca artikel ini yang membahas bagaimana orangtua bisa tahu kecukupan ASI anaknya :
http://breastfeedinginc.ca/content.php?pagename=doc-IMB-indo

Semoga jawaban ini membantu, mohon maaf jika ada salah kata dan Ibu bisa menemukan solusinya ya.. Salam manis untuk si kecil dan salam menyusui,

Nia Umar, S.Sos, IBCLC

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Asep Candra