Kamis, 24 Juli 2014 10:54

Monumen Trikora di Morotai Hampir Selesai

Penulis : Kontributor Halmahera, Anton Abdul Karim | Minggu, 12 Agustus 2012 | 15:45 WIB
Dibaca: -
Komentar: -
|
Share:
KOMPAS.com/Anton Abdul Karim
Pembangunan monumen Trikora di Morotai hampir rampung. Sejak Sabtu (11/8/2012) para pekerja mulai melakukan pemasangan patung. hingga Minggu (12/8/2012) pagi sudah tiga buah patung yang berhasil dipasang diatas monumen.

MOROTAI, KOMPAS.com - Monumen Trikora yang dibangun di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara hampir selesai dibangun.

Lima buah patung tokoh Tentara Nasional Indonesia kini mulai dipasang. Rencananya, monumen ini bakal diresmikan Presiden RI pada saat pelaksanaan Sail Morotai bulan depan.

Pantauan di lokasi, lima buah patung tentara bergaya sedang berperang sudah ada di lokasi pekerjaan. Bahkan hingga Minggu (12/8/2012), tiga dua buah patung di antaranya sudah dipasang di atas monumen setinggi 4 meter tersebut.

"Paling hari ini juga semua patung sudah bisa kita naikkan," ungkap Rifai, seorang pekerja saat ditemui di lokasi pekerjaan. Itu artinya, Senin pagi besok semua patung sudah bisa berdiri kokoh di atas monumen yang letaknya di pinggir pantai Wawama.

Bupati Pulau Morotai Drs Rusli Sibua mengatakan, pembangunan monumen Trikora di Morotai untuk mengenang sejarah perjuangan tentara Indonesia dalam peristiwa pembebasan Irian Barat dalam operasi Trikora.

Di Pulau Morotai terdapat peninggalan tentara sekutu pasca-Perang Dunia II yang digunakan tentara Indonesia untuk membebaskan Irian Barat. Dari Morotai, tentara Indonesia membangun kekuatannya untuk membebaskan Iran Barat.

"Inilah Morotai, dulu merupakan tempat strategis dalam berbagai peristiwa baik itu Perang Dunia II maupun pembebasan Irian Barat. Sehingga monumen ini diharapkan mengembalikan kejayaan Morotai pada masa dulu," jelas Rusli.



Editor :
Tri Wahono

IDEALKAH

BODY MASS INDEX ANDA?


Berat Badan Kg
Tinggi Badan Cm
Usia Tahun
Jenis Kelamin Perempuan Laki-laki
Level Aktivitas
 
  *Ukuran ini tidak bisa diterapkan pada ibu hamil dan menyusui