Salin Artikel

Tak Hanya Ganggu PIkiran, Kecemasan Juga Sebabkan Gangguan Fisik

KOMPAS.com - Merasa grogi, takut, atau khawatir berlebihan kerap dialami oleh orang-orang yang mengalami anxiety atau gangguan kecemasan.

Selain itu, gejala gangguan kecemasan juga bisa dirasakan oleh fisik kita, seperti keringat berlebihan, gemetar, detak jantung meningkat, dan mual.

Kecemasan biasanya dialami seseorang dalam situasi tertentu yang membuat stres.

Di sisi lain, kecemasan juga bisa menjadi gangguan mental serius jika terjadi dalam waktu lama dan menganggu aktivitas sehari-hari.

Efek kecemasan pada tubuh

Dalam jangka panjang, anxiety juga bisa memicu gangguan medis kronis. Pasalnya, respon kecemasan diatur oleh bagian otak yang disebut amigdala.

Ketika merasa cemas, stres, atau takut, amigdala tersebut akan mengirimkan sinyal ke bagian tubuh lainnya.

Sinyal tersebut berfungsi agar tubuh bersiap memberi respon "right or flight", yang memicu peningkatan hormon adrenalin dan kortisol.

Respon tersebut memang berguna saat kita menghadapi situasi berbahaya, seperti dikejar penjahat.

Namun, respon tersebut akan menganggu kita ketika terjadi saat kita menghadapi situasi lain, seperti wawancara kerja atau ujian.

Selain itu, respon "fight or fligth" yang berlangsung lama juga bisa membuat kadar kortisol dan adrenalin dalam tubuh berlebihan.

Akibatnya, tekanan darah meningkatdan pembeluh darah rentan mengalami kerusakan.

Kadar kortisol berlebihan juga bisa memicu kenaikan berat badan, otot melemah, dan berbagai jenis gangguan kesehatan lainnya.

Selain efek tersebut, anxiety juga bisa mempengaruhi tubuh dengan cara berikut

1. Menganggu sistem pernapasan

Saat merasa cemas, kita bisa mengalami hiperventilasi atau kondisi di mana pernapasan akan menjadi cepat dan pendek-pendek.

Hal ini terjadi agar paru-paru bisa mengambil oksigen dan menyalurkannya ke seluruh tubuh dengan cepat, agar ubuh bersiap memberi respon "fight or fligth".

Hipervantilasi juga bisa membuat nafas terengah-engah dan menyebabkan kita merasa pusing dan lemas.

2. Respon sistem kardiovaskular

Kecemasan dapat menyebabkan perubahan pada detak jantung dan peredaran darah ke seluruh tubuh.

Saat merasa cemas, detak jantung akan berdetak lebih cepat yang membuat alian darah ke otot menjadi lebih tinggi.

Jika terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa memicu penyempitan pembuluh darah atau vasokonstriksi, yang juga dapat memengaruhi suhu tubuh.

3. Gangguan fungsi kekebalan

Jika terjadi dalam jangka pendek, kecemasan memang bisa meningkatkan respon sistem kekebalan tubuh.

Tapi, kecemasan yang terjadi dalam jangka panjang bisa menimbulkan respon sebaliknya.

Saat cemas tubuh akan melepaskan hormon kortisol. Hormon kortisol yang berlebihan bisa menyebabkan peradangan dan mematikan sistem kebelan tubuh yang melawan infeksi.

Itu sebabnya, orang yang mengalami gangguan kecemasan kronis rentan mengalami infeksi.

4. Mengganggu fungsi pencernaan

Kecemasan bisa memicu peningkatan kortisol yang menganggu istem pencernaan.

Selain itu, hormon adrenalin juga bisa mengurangi aliran darah dan memelaskan otot perut.

Akibatnya, kita bisa mengalai mual, muntah, dan diare, bahkan kehilangan nafsu makan.

https://health.kompas.com/read/2020/09/06/103400068/tak-hanya-ganggu-pikiran-kecemasan-juga-sebabkan-gangguan-fisik

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Oligomenore
Oligomenore
PENYAKIT
Konfabulasi
Konfabulasi
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

3 Bahaya Gorengan untuk Kesehatan Jantung

Health
Rhabdomyosarcoma

Rhabdomyosarcoma

Penyakit
4 Tanda Lever Bermasalah

4 Tanda Lever Bermasalah

Health
Insufisiensi Vena Kronis

Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit
Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Ini Jenis Masker yang Efektif Cegah Varian Omicorn Menurut CDC

Health
3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

3 Tipe Diet yang Direkomendasikan untuk Penderita PCOS

Health
10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

10 Macam Penyakit yang Ditandai dengan Sakit Kepala

Health
Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Benarkah MSG Berbahaya untuk Kesehatan?

Health
Hipersalivasi (Ptyalism)

Hipersalivasi (Ptyalism)

Penyakit
Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Sakit Kepala Hebat Mendadak, Waspadai Pendarahan Intraserebal

Health
Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Benarkah KB Spiral Dapat Menyebabkan Gemuk?

Health
14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

14 Penyebab Bangun Tidur Pinggang Sakit dan Cara Mengatasinya

Health
Tetanus

Tetanus

Penyakit
17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

17 Tanda Bahaya Kram Perut saat Hamil yang Pantang Disepelekan

Health
VIPoma

VIPoma

Penyakit
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.