Keluarga Berperan Cegah Caleg Stres

Kompas.com - 09/04/2009, 23:05 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota keluarga memiliki peran dengan menghibur dan menasihati kepada caleg yang gagal terpilih pada Pemilu, 9 April 2009, sehingga dapat mencegah kemungkinan depresi berat bagi caleg yang bersangkutan, kata Ketua Forum Jejaring Komunikasi Kesehatan Jiwa (FJKKJ) dr G Pandu Setiawan, SpKJ.

Ketika menjawab pers tentang kemungkinan caleg yang gagal akan menderita depresi dan dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ), di Jakarta, Rabu, mantan Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Depkes itu menegaskan, sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan caleg yang gagal terpilih akan menderita depresi, karena masih ada keluarga dan kelompok masyarakat terdekat yang mampu membantu mencegah timbulnya depresi.

Apalagi, kata Pandu, jika caleg yang gagal itu memiliki mental pertahanan diri yang kuat, maka mereka akan menghadapi kegagalan itu dengan tenang dan tidak sampai pada stres dan depresi, karena sebelumnya sudah terbiasa mendapat tekanan, dan selanjunjutnya akan memulai perencaan program baru.

"Tapi bagi caleg baru terjun di dunia politik belum bisa menerima `kekalahan dan kemenangan', maka jika menderita stres dan gejala depresi, seperti susah tidur, tidak nafsu makan, selalu menyendiri dan menjadi pemarah, maka perlu segera memeriksakan ke dokter ahli jiwa (psikiater) terdekat," katanya didampingi anggota FJKKJ Judianto dan psikolog Ika Yunita Kartika sari.

Pandu mengatakan, jika dalam waktu tiga hari, caleg yang gagal terpilih itu masih menderita ganguan kejiwaan seperti stres, susah tidur dan tidak bernafsu makan, maka keluarga harus segera membawa ke RSJ untuk mendapat perawatan agar tidak sampai menderita depresi yang berat, seperti ingin bunuh diri.

Menurut mantan Wakil Presiden Perhimpunan Dokter Ahli Kesehatan Jiwa se-Asia itu, seharusnya para caleg yang tidak terpilih yang telah berkorban harta dan tenaga itu tidak perlu stres dan depresi, jika mereka sejak awal telah menerima janji kampanye "siap menang dan siap kalah" serta lolos pemeriksaan kesehatan jiwa sebagai bakal caleg oleh Komisi pemilihan Umum (KPU).

Namun, kata Pandu, pemeriksaan kesehatan jiwa bagi bakal caleg baru dilakukan di Puskemas atau RS Kabupaten/Kota yang belum memiliki standar secara nasional, sehingga dalam penjaringan caleg pemilu 2014 diharapkan sudah terbentuk standar nasional dan tim dokter ahli jiwa yang khusus memeriksaa bakal caleg agar dapat dicegah adanya kecenderungan caleg menderita depresi berat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kesematan itu, ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar menjadikan pemilu 2009 sebagai modal untuk mengangkat perbedaan dan keberagaman demi terwujudnya persatuan, kematangan dan ketangguhan jiwa bangsa Indonesia.

"Bangsa Indonesia yang memilki jiwa yang tangguh, matang dan persatuan kuat, secara otomatis akan mampu menghadapi permasalahan bangsa Indonesia, termasuk krisi ekonomi global yang melanda dunia saat ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.