Tulang Belakang Bengkok Banyak Diderita Wanita

Kompas.com - 01/05/2009, 17:20 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Problem tulang belakang ada banyak jenisnya, bisa meliputi nyeri, trauma tulang belakang, gangguan saraf akibat kelainan tulang belakang, dan yang terakhir adalah kelainan bentuk tulang belakang seperti skoliosis.

Untuk problem skoliosis terbagi menjadi banyak jenis, tetapi ada satu jenis skoliosis yang banyak dialami wanita, yaitu skoliosis diopaksi.

"Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang, tulang belakang bengkok dan menyebabkan tubuh ikut menjadi miring. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di berbagai negara, seperti Singapura dan Malaysia, ditemukan perempuan lebih banyak," kata dr Luthfi Gatam, SpOT yang ditemui seusai media gathering bertajuk "Solusi Problem Tulang Belakang Secara Terpadu" di Jakarta, Kamis (30/4).

Ia melanjutkan, sebanyak 4-5 persen dari seluruh populasi wanita di dunia menderita kelainan tulang belakang ini dan jika dibandingkan dengan pria maka perbandingannya adalah 1:9. Hal unik lainnya dari skoliosis diopaksi ini adalah penyakit ini baru muncul pada umur 10-11 tahun. Selain itu, penderita juga mempunyai bentuk tubuh yang kurus karena terjadi penyempitan ruangan pada usus. Akibatnya, tubuh penderita juga lebih lentur dibanding orang normal.

"Banyak penderita yang tidak menyadari bahwa ia menderita kelainan itu. Mereka baru menyadari saat derajat kemiringan semakin besar," kata dia.

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab kelainan tulang belakang ini. Ada beberapa ahli yang menyatakan sumber penyakit ini adalah faktor genetik, pihak lain menyatakan penyebabnya adalah hormonal biomekanik, tetapi semua dugaan tersebut tidak dapat dibuktikan. "Seperti sumbing, memang ada kecenderungan jika ayah atau ibu terkena penyakit ini anak bisa juga kena," tambahnya.

Lutfi menerangkan, jika derajat kemiringan tidak terus membesar, maka tidak perlu dilakukan proses penyembuhan. Sebaliknya jika derajat kemiringan semakin membesar, maka perlu dilakukan beberapa hal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang penderita dengan derajat kemiringan kurang dari 40 derajat bisa menggunakan brace atau semacam rompi yang harus digunakan selama 23 jam setiap harinya. Namun, jika sudah lebih dari 40 derajat, maka diperlukan tindakan operasi.

"Prinsip melakukan operasi dan pemakaian brace supaya balance, menghentikan proses penyudutan, mempertahankan fungsi dengan baik dan untuk kepentingan kosmetik agar penderita percaya diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
Edema Paru

Edema Paru

Penyakit
7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.