Trik Menjadi Ibu Bekerja yang SuperSibuk

Kompas.com - 06/04/2010, 16:00 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Peran ganda sebagai ibu dan perempuan bekerja memang bukan pekerjaan mudah. Namun hal ini tetap memungkinkan untuk dijalankan bersamaan dan terkendali, asalkan tetap realistis dan tenang. Simak trik dari pengalaman nyata Michelle Slatalla yang teruji dan terbukti berikut ini:

1. Jadikan rumah sebagai kantor, dan sebaliknya
Daftar pekerjaan, di rumah maupun kantor, penuh dalam 24 jam. Selesaikan semua pekerjaan tersebut dengan lebih dahulu membuat skala prioritas dengan menyesuaikan posisi Anda seharian itu. Misalkan, saat waktunya makan malam, sementara Anda masih harus menemui klien, tetaplah pulang ke rumah. Cek email pekerjaan Anda sambil menunggu anak-anak Anda mulai berkumpul di ruang makan.

2. Lakukan strategi sulap
Anda bisa melakukan pekerjaan A, B, dan C secara simultan. Pada akhir hari, semua pekerjaan terselesaikan. Caranya, jika Anda bekerja di rumah, menulis artikel misalnya, lakukan bersamaan saat anak Anda mengerjakan tugas sekolah. Anda bisa tetap bekerja sekaligus mengasuh anak. Bahkan fasilitas internet bisa membantu si kecil dan Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

3. Ruang kerja di rumah tak melulu di pojokan
Banyak yang bilang, jika ingin fokus bekerja di rumah, sediakan ruang khusus yang tak terjamah. Padahal, akan lebih efektif jika Anda mendesain ruang kerja di rumah tepat di ruang tengah, misalnya. Anda tetap memiliki area privasi namun masih dekat dengan keluarga. Artinya, kehadiran Anda masih terasa sekalipun tengah sibuk bekerja.

4. Meninggalkan rumah dengan tenang
Bersiap untuk meninggalkan rumah menuju kantor perlu menyesuaikan jam kerja Anda. Jika Anda masuk kantor pukul 09.00 dan butuh 1 jam perjalanan, pastikan Anda sudah siap sebelum pukul 08.00. Tentu saja sebelumnya Anda sudah menyelesaikan urusan sekolah anak atau makan pagi si batita. Jangan pernah mencoba untuk mengerjakan semua hal di pagi hari.

5. Siapkan selalu senjata andalan Anda
Setiap orang punya kebutuhan yang perlu ada setiap harinya, terkait pekerjaan. Siapkan selalu barang atau apa pun yang Anda perlukan. Misalnya Anda selalu butuh kertas atau buku, simpan di dekat lemari di kamar Anda yang mudah dijangkau. Atau selalu bawa high heels di mobil Anda. Jika mendadak diperlukan, Anda tak repot lagi.

6. Berani ambil risiko dan jangan pernah menyesali
Ada masanya Anda terjebak dalam beberapa kebutuhan bersamaan. Saat Anda harus menghadiri rapat, ternyata sekolah anak Anda menelepon bahwa anak cidera. Tak ada yang benar atau salah untuk menentukan tindakan. Lakukan cepat dan jangan menyesalinya kemudian. Apakah meninggalkan rapat dan mengurus anak Anda, atau meminta bantuan petugas sekolah untuk mengurus luka anak dan segera datang setelah rapat usai. Apa pun keputusan Anda, terima konsekuensinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

7. Berhentilah berpikir bahwa Anda terbagi menjadi banyak peran
Mulailah berpikir bahwa Anda memiliki peran seimbang sebagai ibu, pekerja, dan diri sendiri. Mengutip filosofi John Locke, Anda hanyalah seorang yang harus memakai banyak topi. Meski semua topi harus dipakai dan membebani kepala Anda, setidaknya Anda perlu tetap merasa bahagia karena Anda tengah melakukan pekerjaan penting dalam kehidupan domestik dan profesional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

    Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

    Health
    Darah Haid Menggumpal

    Darah Haid Menggumpal

    Penyakit
    4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

    4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

    Health
    Nyeri Kronis

    Nyeri Kronis

    Penyakit
    Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

    Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

    Health
    Rosacea

    Rosacea

    Penyakit
    8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

    Health
    Bradikardia

    Bradikardia

    Penyakit
    10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

    10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

    Health
    Gangguan Sendi Rahang

    Gangguan Sendi Rahang

    Penyakit
    Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

    Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

    Health
    Cacar Api

    Cacar Api

    Penyakit
    7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

    7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

    Health
    Ptosis

    Ptosis

    Penyakit
    9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

    9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

    Health
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.