Jamu Herbal Tak Sebabkan Kematian

Kompas.com - 24/08/2010, 12:42 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengobatan tradisional yang meracik jenis tanaman menjadi penawar penyakit sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Sayangnya, di tangan segelintir orang jamu tradisional ini dicampur dengan bahan kimia obat keras hingga menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

Kasus jamu oplosan dengan bahan kimia di Jagakarsa, Jakarta, yang merenggut 11 nyawa bukanlah kali pertama terjadi. Di berbagai daerah ditemukan kasus serupa. Menurut dr.Setiawan Dalimartha, yang menyebabkan nyawa melayang bukanlah faktor jamu herbalnya, namun bahan kimia obat kerasnya. "Kalaupun dari herbal, biarpun sangat beracun tidak mungkin langsung meninggal," katanya, Selasa (24/8/2010) saat dihubungi Kompas.com.

Dr.Setiawan mengatakan, penambahan obat kimia dalam jamu sudah sering ditemui, umumnya di daerah pantai utara Jawa (pantura) untuk konsumsi para supir. Selain obat kimia, beberapa jenis jamu juga dioplos dengan minuman keras yang mengandung alkohol dan etanol.

"Kalau hanya minum jamu saja, biasanya tidak akan langsung memberi efek segar. Makanya, jamu seperti pegal linu atau rematik, sering dicampur obat kimia agar bisa langsung membuat badan terasa enak," kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur ini.

Beberapa jenis obat kimia, seperti Fenilbutalson atau obat golongan steroid, memang bisa memberi efek segar secara instan. "Untuk pegal linu dan capek, fenil butalson itu memang sangat bagus, tapi efek sampingnya berbahaya," kata Setiawan.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Badan POM RI disebutkan, Fenilbutason dapat menyebabkan mual, muntah, ruam kulit, retensi cairan dan elektrolit (edema), pendarahan lambung, nyeri lambung, dengan pendarahan  reaksi hipersensitivitas, hepatitis, nefritis, serta gagal ginjal.

Jamu herbal biasa, menurut Setiawan, memang tidak memberikan efek instan, namun jika rutin dikonsumsi hasilnya bisa membuat badan bugar dan stamina meningkat. Tentu saja jika pemilihan bahan baku dan pengolahannya tepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Fibroid Rahim

    Fibroid Rahim

    Penyakit
    4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

    4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

    Health
    Nyeri Panggul

    Nyeri Panggul

    Penyakit
    7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

    7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

    Health
    Nyeri Dada

    Nyeri Dada

    Penyakit
    17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

    17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

    Health
    Hernia Hiatus

    Hernia Hiatus

    Penyakit
    Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

    Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

    Health
    Batuk Kering

    Batuk Kering

    Penyakit
    Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

    Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

    Health
    Katatonia

    Katatonia

    Penyakit
    Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

    Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

    Health
    Aneurisma Aorta Abdominalis

    Aneurisma Aorta Abdominalis

    Penyakit
    Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

    Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

    Health
    Pleuritis

    Pleuritis

    Penyakit
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.