Ingin Begadang, Hindari Makanan Manis

Kompas.com - 02/09/2010, 10:52 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Begadang tentu tidak baik untuk kesehatan, apalagi jika dijadikan ritual nyaris setiap hari. Tidur cukup dan teratur pada jam yang sama sangat disarankan. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemewahan semacam itu. Karena tuntutan pekerjaan, sebagian orang harus bekerja lembur, bahkan begadang hingga pagi.

Nah, bila Anda memang harus begadang, setidaknya atur kembali pola makan Anda. Mungkin Anda mengira, mengonsumsi makanan yang manis akan mendongkrak energi. Anggapan ini kurang tepat. Makanan yang manis ternyata malah membuat kita makin mengantuk.

Hal ini disimpulkan setelah para peneliti mempelajari efek kelaparan pada lalat buah yang sudah diprogram secara genetik agar sensitif bila kehilangan waktu tidur. Kelompok lalat yang mengantuk dan kehilangan makanan ternyata terjaga lebih lama daripada serangga lainnya yang sudah makan. Lalat yang tidak mendapatkan makanan juga hidup tiga kali lebih lama daripada serangga lainnya.

"Ini cukup masuk akal," kata penulis studi tersebut, Matt Thimgan, peneliti paskadoktoral dari Washington University, kepada LiveScience. "Ketika kelaparan, Anda tentu ingin meningkatkan peluang Anda menemukan makanan, daripada menjadi makanan bagi orang lain."

Meskipun penelitian yang sama belum dilakukan terhadap manusia, namun bisa memberikan pandangan mengenai peran tidur dalam kehidupan dan kesehatan manusia. Dan, meskipun penelitian menunjukkan bahwa makanan manis malah membuat mengantuk, tidak berarti Anda harus melewatkan makan malam dan berusaha terjaga sepanjang malam. Bagaimanapun juga, dalam percobaan, lalat yang kelaparan dan mengantuk akhirnya mati.

Berbagai penelitian sebelumnya juga menyimpulkan bahwa kekurangan tidur bisa menyebabkan obesitas, dan berkontribusi pada penyakit diabetes dan penyakit jantung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.