Mengapa Kondom Tak Populer?

Kompas.com - 20/01/2011, 15:30 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Keandalan kondom sebagai pencegah dari infeksi menular seksual telah diteliti para ahli. Pakar kesehatan di seluruh dunia juga menganjurkan penggunaan kondom. Namun, mengapa jumlah pemakai kondom masih sedikit?

Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia, mengungkapkan, sejak tahun 1996, ketika DKT pertama kali mendistribusikan kondom di Indonesia, sampai saat ini baru terdistribusi 736 juta kondom. "Sejak tahun 1996 peningkatannya baru enam kali. Jumlah itu masih sedikit sekali kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia," katanya.

Dalam kehidupan nyata memang masih banyak orang yang beranggapan kondom menjadi kendala bagi pasangan untuk menikmati hubungan seksual. Padahal, produsen kondom kini sudah menyediakan berbagai pilihan aroma dan bentuk kondom yang bisa memberikan sensasi lebih saat digunakan.

Irwan Julianto, jurnalis senior yang banyak bergelut di bidang HIV/AIDS, melihat alasan kondom kurang populer di Indonesia adalah penggunaan alat kontrasepsi berbentuk sarung ini belum jadi kebiasaan.

"Di tahun 1990-an kebanyakan pengidap HIV/AIDS di Jepang adalah pasien hemofilia yang tertular melalui jarum suntik transfusi darah. Ini karena orang Jepang terbiasa memakai kondom sejak remaja sehingga mereka terhindar dari penyakit menular seksual," katanya dalam acara penutupan Pekan Kondom Nasional 2010 yang diadakan oleh DKT Indonesia dan Komisi Penanggulangan AIDS, Kamis (20/1/2011) di Jakarta.

Alasan lain, menurut Irwan, adalah rendahnya partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana. "Sejak dulu yang jadi sasaran KB hanyalah wanita. Makanya, hanya 1 persen pria di Indonesia yang mau ikut pakai kontrasepsi," katanya.

Lekatnya stigma kondom dengan hal-hal yang terkait maksiat juga membuat masyarakat menjauhi kondom. Padahal, pendekatan hitam putih tidak efektif untuk mengampanyekan penggunaan kondom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jangan melihat kondom sebagai promosi seks bebas. Kondom harus dilihat sebagai faktor penekan epidemi HIV/AIDS karena faktanya kini penularan HIV banyak terjadi pada hubungan suami-istri yang terikat dalam perkawinan," ungkapnya.

Para pria pelanggan seks komersial itu biasanya menolak menggunakan kondom saat "jajan" sehingga ia rentan menularkan HIV kepada istrinya. "Lebih celaka lagi jika karena menolak kondom pria-pria ini malah menyebabkan anaknya lahir dengan HIV karena tertular dari ibunya," katanya.

Pemerintah tahun 2011 menargetkan penggunaan kondom hingga 70 persen. "Jika angka penggunaan kondom tidak sampai angka itu, epidemi HIV/AIDS tidak bisa dikendalikan," kata dr Vonny J Silfanus dari Komisi Penanggulangan AIDS.

Karena itu, kini pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak tengah menggiatkan penggunaan kondom, terutama pada orang yang berisiko. Salah satunya ialah dengan pemberian edukasi dan upaya pemberdayaan pekerja seks komersial (PSK) dan orang di sekitarnya.

"Para PSK diberi edukasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi sehingga mereka punya posisi tawar lebih tinggi untuk memaksa pelanggannya memakai kondom. Akses pada tersedianya kondom juga terus dilakukan bekerja sama dengan pihak swasta dan LSM," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal

Health
Penyakit Retina

Penyakit Retina

Penyakit
6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

6 Cara Menjaga Kuantitas dan Kualitas Produksi ASI

Health
Bronkopneumonia

Bronkopneumonia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.