Kolesterol Tinggi? Lawan dengan Olahraga

Kompas.com - 04/07/2011, 09:14 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Bila Anda sedang menyasar penurunan kadar kolesterol, maka bergantung pada obat penurun kolesterol saja tanpa pengaturan pola makan dan olahraga adalah tindakan sia-sia. Program penurunan kolesterol harus dilakukan secara multidisiplin.

Menurut dr P Tedjasukmana, SpJP, ahli penyakit jantung dan pembuluh darah, perubahan gaya hidup merupakan lini pertama dalam program penurunan kolesterol jahat. Gaya hidup ini meliputi menghindari makanan tinggi kalori dan sumber kolesterol serta menggantinya dengan makanan sehat dan sumber serat.

Gaya hidup lain yang harus dimodifikasi adalah berolahraga. Bagi Anda yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti kegemukan, diabetes, merokok, kolesterol tinggi, dan memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga, maka olahraga sangat disarankan.

Menurut dr Rachmad Wishnu Hidayat, SpKO, penelitian menunjukkan bahwa olahraga akan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) 3-6 persen dan menurunkan kolesterol jahat (LDL) sampai 10 persen. Selain itu, kadar trigliserida juga akan ikut turun. "Tentu saja efek ini tidak bisa didapat dari olahraga saja, tetapi juga harus diperkuat dengan diet. Pendekatannya harus multidisiplin," kata dr Wishnu di sela-sela acara media edukasi mengenai kolesterol jahat yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta, Jumat (1/7/2011).

Ia menjelaskan, olahraga meningkatkan ukuran dan jumlah protein pengangkut kolesterol di darah. Adapun lipoprotein berukuran besar tidak bisa ditimbun dalam darah.

Selain itu, orang yang menderita hiperkolesterol adalah orang yang obesitas sehingga penurunan berat badan karena olahraga akan ikut menurunkan kolesterol juga. "Ini adalah efek jangka panjangnya," katanya.

Menurut dr Wishnu, pada dasarnya tidak ada olahraga yang spesifik menurunkan kolesterol. "Semua olahraga bisa, terutama yang bersifat aerobik dan melibatkan otot-otot besar, seperti berlari, jalan cepat, bersepeda, renang, atau senam," paparnya.

Yang harus dilakukan agar efek penurunan kolesterol itu dirasakan adalah melakukan olahraga secara rutin. "Lakukan 5 kali dalam seminggu, dimulai dengan 3 kali per minggu lalu meningkat secara bertahap," imbuhnya.

Perbaikan profil lemak darah membutuhkan waktu beberapa minggu atau bulan, dipengaruhi oleh kadar lipid dan keluaran kalori mingguan. "Olahraganya harus rutin paling tidak selama 12 minggu. Tidak bisa instan," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.