BPOM Awasi Makanan yang Dijual Lewat MLM

Kompas.com - 23/12/2011, 10:04 WIB
EditorLusia Kus Anna

Jakarta, Kompas - Pada 2012, Badan Pengawas Obat dan Makanan akan memfokuskan pengawasan pada makanan yang diperjualbelikan lewat jaringan internet atau multilevel marketing. Langkah ini diambil karena tahun ini ada temuan makanan tidak berizin dan mengandung bahan berbahaya yang dipasarkan lewat multilevel marketing dan online.

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Roy Sparringa, Kamis (22/12), mengatakan, temuan makanan yang tidak berizin dan dijual lewat MLM menjadi temuan baru tahun ini.

”Kami akan menggiatkan pengawasan peredaran makanan lewat MLM atau jaringan internet. Makanan yang diperjualbelikan lewat kedua jaringan ini, juga harus memiliki izin edar makanan,” tutur Roy.

Sepanjang tahun 2011, BPOM menarik 22 merek kopi karena mengandung bahan kimia obat. Kopi sachet diperjualbelikan lewat jaringan MLM dan internet.

Roy menambahkan, konsumen yang mendapatkan makanan hasil pembelian online atau MLM bisa melaporkan ke BPOM lewat nomor telepon pengaduan (021) 4263333 atau surat elektronik ke ulpk@pom.go.id. Sejak Januari hingga November 2011, tercatat 1.958 pengaduan yang diterima BPOM.

Ada 512 konsumen mengadukan masalah makanan dan minuman. Terungkapnya perdagangan kopi yang mengandung bahan berbahaya, menurut Roy, juga berkat informasi dari masyarakat.

Tanggung jawab semua

Kepala BPOM Kustantinah mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi peredaran makanan. Namun, razia saja tidak cukup. Perlu kesadaran semua pihak untuk mengatasi peredaran makanan yang berbahaya.

”Pelaku usaha harus jujur. Informasi tentang produk harus disampaikan lewat kemasan produk. Selain itu, masyarakat juga harus membaca informasi yang diberikan tentang produk itu. Kalau proses ini sudah dijalani, peredaran makanan akan aman,” kata Kustantinah.

Sepanjang tahun 2011, ada 24 kasus produsen makanan yang melanggar aturan dan diseret ke pengadilan. Hingga kini, proses peradilan masih berlangsung.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) di Jakarta Barat, Kamis, tidak ditemukan satu pun makanan kedaluwarsa, tidak memiliki nomor register, atau tidak dilengkapi panduan bahasa Indonesia. Hanya ditemukan satu kaleng makanan yang penyok di Pasar Tomang Barat.

Kepala Suku Dinas Perdagangan dan KUMKM Jakarta Barat M Adiah mengatakan, pemilihan tempat dilakukan secara acak, tidak ada kriteria tertentu.

”Ini hanya untuk perlindungan bagi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Inspeksi dilakukan terhadap produk impor serta makanan dan minuman kemasan, terutama untuk bingkisan atau parsel,” kata Adiah.

Saat ditanya soal inspeksi yang tidak mencakup penjual perorangan, Adiah mengatakan, pihaknya tidak bisa menjangkau semua tempat karena tidak ada waktu dan tenaga.

Adiah mengakui, ritel besar sudah mengetahui aturan untuk mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada produk makanan dan minuman dalam kemasan serta panduan bahasa Indonesia untuk produk impor. Sejak Lebaran, belum ditemukan satu pun penjual di lokasi sasaran inspeksi yang melanggar aturan itu. (FRO/ART)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Bagaimana Mencegah Penularan Cacar Monyet?

Health
Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Cara Mengurangi Risiko Kanker Ovarium

Health
Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Jangan Sampai Kecolongan, Gejala Kanker Usus Bisa Dilihat dari Feses

Health
Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Tips untuk Menjaga Kesehatan Usus

Health
7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.