Transplantasi Ginjal Setelah 10 Tahun

Kompas.com - 16/02/2012, 19:44 WIB
EditorWisnu Nugroho

Setelah 10 tahun terakhir tidak ada operasi transplantasi ginjal, RSUP dr Kariadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2012) kembali melaksanakan operasi transplantasi ginjal.

Transplantasi ginjal seharusnya menjadi solusi yang paling baik untuk penderita gagal ginjal ketimbang melakukan cuci darah.

"Seharusnya transplantasi ginjal ini menjadi solusi yang paling baik. Sebab cuci darah membutuhkan dana yang sangat besar karena dilakukan seumur hidup. Namun, ketersediaan donor ginjal di Indonesia masih sangat minim," kata Direktur MEdis RSUP dr Kariadi, Bambang Sudarmanto.

Selama ini, banyak orang beranggapan transpalantasi membutuhkan biaya yang besar. Jika dibandingkan pengeluaran yang dilakukan setiap cuci darah untuk seumur hidup, biayanya jauh lebih murah.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP dr Kariadi, Shofa Khasani, menyebutkan, seiring kemajuan teknologi, transplantasi ginjal dan persyaratan donornya semakin mudah.

Jika dulu pertimbangan utamanya adalah kecocokan antara ginjal yang didonorkan ke tubuh resipien, saat ini hal itu sudah dapat diatasi dengan berbagai jenis obat-obatan.

"Selama golongan darahnya sama, dan ginjalnya dalam kondisi yang bagus, bisa dilakukan, baik donor hidup maupun donor mati. Siapa saja bisa, keluarga atau teman, tua atau muda, bisa menjadi donor. Pendonor pun bisa hidup normal walaupun dengan satu ginjal," kata Shofa.

Sejauh ini, kata Shofa, tingkat keberhasilan transplantasi ginjal di atas 90 persen, dalam pemantauan satu tahun pertama.

"Biasanya mereka yang hidup dengan satu ginjal akan lebih berhati-hati dan sangat menjaga pola hidupnya. Karena itu, tidak heran jika kualitas hidup mereka justru lebih baik dibandingkan orang dengan dua ginjal," tuturnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.