Kompas.com - 26/09/2012, 14:03 WIB
EditorAsep Candra

KOMPAS.com Anda mungkin merasa terhibur ketika iseng meminggirkan kursi seorang teman sesaat sebelum ia duduk. Teman tersebut secara refleks kaget dan bisa jatuh dengan posisi terduduk. Namun, hentikan tawa Anda dan ketahuilah bahwa tindakan tersebut dapat mencederai teman Anda.

Ada anggapan orang yang jatuh terduduk, dengan kondisi tulang ekor membentur benda keras, akan menyebabkan kebutaan. Oleh karenanya, candaan seperti itu sebaiknya dihindari.

Ahli bedah tulang belakang dari Ramsay Spine Center Rumah Sakit Premier Bintaro, dr Luthfi Gatam, SpOT, meluruskan anggapan keliru ini. Menurutnya, posisi jatuh terduduk memang berbahaya, tetapi bukan memiliki korelasi terhadap kebutaan, melainkan pada kelumpuhan.

"Itu tidak ada kaitannya. Jatuh terduduk sangat berbahaya dan berakibat pada patah tulang belakang dan kelumpuhan," ujarnya saat ditemui seusai acara seminar RHCI Orthopaedic Update on Joint and Spine, Selasa (25/9/2012) di Jakarta.

Lebih berbahaya lagi jika kebetulan tulang ekor seseorang yang jatuh itu secara anatomi lebih menonjol. Kondisi tersebut tentu lebih berbahaya bagi keselamatannya. "Kalau orang dengan kondisi seperti ini jatuh, bukan hanya mencederai tulang ekornya, melainkan juga tulang belakangnya," ujarnya.

Mereka yang sangat terganggu aktivitasnya karena tulang ekor terlalu menonjol, menurut Luthfi, bisa dibantu dengan operasi. Namun, jika masih dalam kondisi tidak terlalu mengganggu, maka bisa disiasati dengan memakai korset agar posisi duduk lebih tegak. Atau, saat duduk ia menggunakan bantalan yang empuk sehingga ujung ekor tidak sakit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

9 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Health
Gangrene

Gangrene

Penyakit
7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

7 Penyebab Kontraksi Palsu, Ibu Hamil Perlu Tahu

Health
Gangguan Menstruasi

Gangguan Menstruasi

Penyakit
Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Kenali Apa itu Prostatitis, Penyakit Prostat yang Rawan Menyerang Pria

Health
Klaustrofobia

Klaustrofobia

Penyakit
Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.