Kompas.com - 11/10/2012, 10:09 WIB
EditorLusia Kus Anna

Ternyata sel sperma hewan jauh lebih aneh daripada sperma manusia. Bukannya berenang sendiri, sperma hewan berenang berkelompok, berpasangan, atau bahkan membentuk rantai yang terdiri dari ribuan sperma.

5. Ditemukan oleh ilmuwan Belanda

Sebelum tahun 1677 sperma tidak pernah diketahui. Sperma baru dikenal setelah ilmuwan Belanda penemu mikroskop, Antony van Leeuwenhoek, melaporkan melihat molekul mirip belut dari contoh air maninya. "Tubuh molekul itu bulat, tetapi tampak tumpul di depan dan memiliki ekor yang panjang," tulis Leeuwenhoek dalam laporannya.

6. Banyak salah paham

Antony van Leeuwenhoek memang berhasil mengetahui adanya sel dalam cairan mani, tetapi ia tidak paham bagaimana proses pembuahan terjadi. Pada tahun 1600-an, para ilmuwan percaya bahwa manusia dibentuk dari lengkungan di dalam sel telur atau sel sperma. Mereka juga mengklaim bisa melihat bakal manusia berukuran kecil di dalam kepala sel sperma. Baru pada tahun 1879 teori pembuahan diketahui.

7. Dibantu progesteron

Sel sperma memang perenang yang ulung, tetapi mereka tetap perlu bantuan untuk membuahi sel telur. Hormon progesteron yang diproduksi di tubuh wanita akan membantu sperma menggerakkan ekornya untuk berenang ke membran sel telur. Protein dalam membran sel telur bertugas menerima sinyal hormonal tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polihidramnion

Polihidramnion

Penyakit
Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Health
Hipognadisme

Hipognadisme

Penyakit
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Health
Radang Dingin (Frostbite)

Radang Dingin (Frostbite)

Penyakit
4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

Health
Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Penyakit
Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Hipopituitarisme

Hipopituitarisme

Penyakit
3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

Health
Akathisia

Akathisia

Penyakit
Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Covid-19

Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Covid-19

Health
Abses Peritonsil

Abses Peritonsil

Health
6 Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Mencegahnya

6 Penyebab Jerawat di Dahi dan Cara Mencegahnya

Health
Sinusitis

Sinusitis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.